Romeo & Juliet Versi Waw Waw

Alwi Karmena
http://www.harianhaluan.com/

Kalau seperti dulu, semasa dirinya dipanggil orang sebagai Welky, tak sulit baginya menjelang daerah realestat sekelas Giriyatama itu. Rumah mewah tempat Klara yang berpagar beton tinggi, bukanlah halangan baginya. Berdiri saja dia di pintu pagar, satpam akan bergegas membukakan pintu. Tapi itu dulu. Kini tak mungkin lagi, namanya sudah jatuh. Continue reading “Romeo & Juliet Versi Waw Waw”

Firasat

Ilham Yusardi
http://www.harianhaluan.com/

(I)

“Niar, kau lihat hape?” Bahar menyonsong istrinya di dapur. Niar mengaduk minuman pagi suaminya itu. Niar menoleh, menangkap suaminya menyembul separuh badan di pintu. Niar agaknya sedikit heran dengan kelabat lakinya. Continue reading “Firasat”

Kelopak Langit

Ragdi F. Daye
http://www.harianhaluan.com/

Baiklah, aku akan menelanjangi diriku di depanmu.Kau akan dengan leluasa melihat semua gurat sepi di pori-pori, semua jejak sesal yang membeku, dan mimpi-mimpi mati di epitel.Kau tak akan bisa pergi menghindar atau menutup mata dan telinga sebab aku telah memasang rantai yang membuat tubuhmu akan tetap duduk menyimak di kursi itu. Kedua tanganmu telah kuupayakan senyaman mungkin tetap berada di balik punggungmu. Continue reading “Kelopak Langit”

Antara Cinta dan Harga Diri

Sofian Dwi
http://www.seputar-indonesia.com/

Dua tokoh sentral dalam adegan teater dari kelompok Mei Theater Company tampil dalam pentas bertajuk Pinangan di Teater Studio, Taman Ismail Marzuki,kemarin. Seni pertunjukan yang disutradarai oleh Firsty Soebratawidjaja dan Indra Acoy tersebut bercerita tentang pinangan seorang pria terhadap gadis idamannya yang terbentur persoalan harga diri dengan latar belakang budaya Minahasa dan Maluku. Continue reading “Antara Cinta dan Harga Diri”

Sebuah Ihtiar Renjana-Reproduksi

Zaki Zubaidi
http://www.seputar-indonesia.com/

Menulis sastra membutuhkan kesetiaan. Untuk menjaga kesetiaan ini masing-masing individu (penulis sastra) memiliki kecenderungan yang berbeda.
Ada yang menjaga kesetiaan itu melalui sebuah kesendirian. Tapi ada juga penulis yang menjaga kesetiaan itu secara komunal.Hal ini memang sangat bergantung pada proses perkenalannya dengan sastra. Seseorang yang lahir dari hasil sharing komunitas maka karyakaryanya akan mempengaruhi sekaligus dipengaruhi anggota komunitas yang lain. Komunitas sastra mutlak dibutuhkan untuk menjaga iklim kesusastraan yang dinamis. Continue reading “Sebuah Ihtiar Renjana-Reproduksi”

Bahasa »