Tentang Syair dan Penyair

Hary B. Kori’un *
riaupos.co

SUATU hari, sebuah surat masuk ke alamat e-mail redaktur. Seorang penyair muda –dia mengatakan dirinya baru belajar menulis sajak— mengirim beberapa sajak ke tubuh e-mail, tidak melalui file lampiran. Ada 4 sajak dan temanya seragam, tentang cinta yang kandas. Yang membedakan hanya kata dan bahasanya. Terjadi diskusi antara penyair kawan kita ini dengan redaktur. Continue reading “Tentang Syair dan Penyair”

Indonesianisasi Istilah

Asarpin *

Dulu jadi dahulu ketika bahasa Indonesia berkembang tanpa pendahulu. Tanpa referen. Tanpa preseden. Ia ada dan diakui sebagaimana nama Indonesia ada dan diakui, sekalipun nama itu tidak lazim dan tidak berasal dari bumi sendiri.

Bahasa Indonesia lahir dari kaum pergerakan. Sejak lama ia jadi angan-angan untuk diwujudkan, tapi baru pada 28 Oktober 1928 ia diakui sebagai bahasa persatuan. Continue reading “Indonesianisasi Istilah”

Bahasa »