Teater Dan Drama William Shakespeare

Elsya Crownia*
http://padang-today.com/

Dunia ibarat panggung sandiwara yang diwarnai dengan berbagai peran. Kehidupan begitu dramatis pun ikut diterjemahkan dalam dunia teater. Teater hanya sebagai alat penyampai untuk menuangkan kata-kata, jeritan, dan tangis manusia yang meringis. Dalam teater, kita dapat menemukan berbagai macam kritikan-kritikan pedas dan menuangkan seluruh realita kehidupan manusia. Continue reading “Teater Dan Drama William Shakespeare”

Untuk Sebuah Nama

Ramadhan Batubara
http://www.hariansumutpos.com/

Apalah arti sebuah nama kalimat yang dikeluarkan sastrawan Inggris zaman Elizabeth, pencipta Romeo and Juliet, Hamlet atau lainnya itu memang sangat populer. Benar-benar kalimat yang sangat kuat hingga menjadi sebuah kalimat penolong dari segala sesuatu yang kadang menjerat. Misalnya, nama kita yang jelek hingga untuk menolongnya kita keluarkan saja kalimat tersebut ketika menerima ejekan orang-orang, apalah arti sebuah nama, maka semuanya akan bisa dikatakan selesai. Yah, kalimat yang sakti bukan? Continue reading “Untuk Sebuah Nama”

Macbeth, Tragedi “Indah” dari Shakespeare

Putu Fajar Arcana
Koran Kompas

Pada dasarnya, kita sangat suka terhadap tragedi. Dalam waktu singkat, cerita tragedi dari sebuah ruang pengadilan di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, menjadi buah bibir meski hanya dipicu oleh tiga butir buah kakao. Itulah panggung teater sesungguhnya yang sulit ditandingi pementasan semacam lakon Tragedi Macbeth, 20-22 November 2009, oleh Teater Sastra Universitas Indonesia di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki Jakarta. Continue reading “Macbeth, Tragedi “Indah” dari Shakespeare”

Identitas Kultural (Melayu) Itu, Tak Akan Pernah Selesai… (1)

Marhalim Zaini *
riaupos.co

Saya menulis esai ini dengan segenap rasa bahagia, karena orasi saya dalam helat Anugerah Sagang 2011 berjudul “Akulah Melayu yang Berlari, (Percakapan-percakapan yang Tak Selesai Tentang Ideologi dan Identitas Kultural),” yang dimuat di Riau Pos, 13 November 2011, direspon dengan amat referensial dan konstruktif oleh sahabat karib saya Syaukani Al Karim. Continue reading “Identitas Kultural (Melayu) Itu, Tak Akan Pernah Selesai… (1)”

Identitas Kultural (Melayu) Itu, Tak Akan Pernah Selesai…(2)

Marhalim Zaini *
riaupos.co

Putra Daerah dan Politik Identitas

Selepas berbicara tentang kacukan, dan memberi kesimpulan di akhir paragraf dengan kalimat, “Melayu, dengan demikian tak lagi soal tubuh, tapi lebih mengarah pada variabel dalaman,” Syaukani membahas pula tentang “identitas jasadi makhluk Riau.” Ia menyebut, “ketika provinsi Riau berdiri pada tahun 1957, juga telah dibuat rumusan tentang siapa putra daerah, yang memuat tiga ukuran, yaitu: Continue reading “Identitas Kultural (Melayu) Itu, Tak Akan Pernah Selesai…(2)”

Bahasa »