Pesta Sajak “Segara Anak”

Memahami Keindahan dari Sebutir Sajak
Nuryana Asmaudi
http://www.balipost.co.id/

PERPINDAHAN seorang penyair ke daerah mukim baru kerap jadi spirit serta mengilhami lahirnya karya baru yang membanggakan. Daerah mukim baru juga kadang memberi warna yang lebih segar dan agak berbeda dengan karya sebelumnya. Hal itu tentu menjadi keberuntungan sekaligus berkah bagi sang penyair yang secara sadar maupun tak sadar “menerima” dan “diterima” di daerah mukim baru tersebut. Continue reading “Pesta Sajak “Segara Anak””

Fiksimini, Komunitas Sastra yang Lahir dari Twitter

Tenni Purwanti, Tri Wahono
tekno.kompas.com

Berkembangnya situs jejaring sosial tak hanya membantu seseorang bertemu kembali dengan teman-teman lama dan keluarga. Jejaring sosial juga bisa membantu seseorang memiliki teman-teman baru bahkan membentuk komunitas yang memiliki hobi sama. Beragam komunitas kemudian mulai terbentuk dari jejaring sosial, kebanyakan bahkan tanpa disengaja. Continue reading “Fiksimini, Komunitas Sastra yang Lahir dari Twitter”

Tu Fu

Hasif Amini
Kompas, 12 Feb 2006

TAK ada lukisan wajahnya yang berasal dari masa hidupnya. Dibanding Li Po (701-762), penyair jalang penuh gelora yang hidup sezaman dengannya, tampaklah ia bukan sesosok pribadi yang mengesankan khalayak ramai. Puisinya bahkan tak masuk dalam sejumlah antologi utama yang disusun semasa ia hidup, dan bertahun-tahun sesudah ia wafat. Continue reading “Tu Fu”

Bahasa ยป