Dua Puisi Karya Warsan Shire, Penyair Somalia

Diterjemahkan Ahmad Yulden Erwin, 27-9-2015

YANG MEREKA LAKUKAN SORE KEMARIN

mereka membakar rumah bibiku
seperti perempuan di televisi aku pun tersedu
terlipat di tengah
serupa lembaran uang lima pound.
kutelpon pemuda yang dulu pernah mencintaiku
sebisa-bisa membikin suaraku terdengar ‘oke’
kusapa halo
ia bertanya, warsan, apa yang salah, apa yang terjadi? Continue reading “Dua Puisi Karya Warsan Shire, Penyair Somalia”

Virus Saimun

Rinto Andriono *

Gubuk-gubuk itu berderet di sepanjang tepian sungai. Setiap malam menjelang, gubuk-gubuk itu makin sibuk meremang. Kesibukannya sangat berlawanan dengan dinginnya malam pegunungan. Gubuk-gubuk itu sempit saja, sesempit jangkauan cahaya lampu minyak, namun tempat parkirnya sangat luas, bisa memuat puluhan truk yang mengantri pemuatan pasir dari dasar sungai. Mesin-mesin penggali dan penyaring pasir bekerja tanpa berhenti selama 24 jam, mesin-mesin besar dan boros bahan bakar ini harus diberi makan dari penjualan bertruk-truk pasir. Selain memberi makan perut pemiliknya yang seperti jurang tanpa dasar. Continue reading “Virus Saimun”

Kalau Mau Tembak, Tembaklah

Eka Kurniawan
Jawa Pos, 28 Maret 2020

Akhir-akhir ini muncul kisah lama tentang malapetaka dan pertolongan Tuhan, yang dibagiulangkan untuk banyak orang. Salah satunya seperti ini.

Ada seorang imam yang daerahnya kebanjiran. Datanglah tukang perahu untuk menolong, tapi ia tak mau. Ia memutuskan naik ke atas bukit sambil berkata, ”Tuhan akan menolongku.” Banjir makin besar, perahu datang lagi, tapi ia ngeyel dan terus naik ke puncak. Continue reading “Kalau Mau Tembak, Tembaklah”

Bahasa »