Asep Sambodja
Puisi Saut Situmorang:
surat bawah tanah
bukan rasa perih peluru yang membakar
darah kami yang memaksaku
menulis surat ini, kawan
bukan rasa takut di mata mata hitam itu
di suara jeritan jeritan kematian di sekitar kami
yang mengingatkanku padamu Continue reading “Dua Penyair Indonesia Modern: Saut Situmorang dan Nirwan Dewanto”
