TEMBANG MACAPAT

Djoko Saryono *

Pada dasarnya sampai pertengahan Abad XIX susastra Jawa tertulis dalam genre puisi, bukan gancaran atau jarwan (prosa fiksi) seperti cerkak. Macapat merupakan salah satu genre atau jenis puisi Jawa selain kakawin, kidung, dan geguritan. Istilah macapat sering dilekati (didahului) dengan istilah tembang sehingga lazim digunakan istilah tembang macapat, yang mencerminkan puisi Jawa bergenre tembang macapat dihajatkan untuk dilisankan dan dilagukan atau dinyanyikan karena tembang bisa bermakna puisi dan lagu. Continue reading “TEMBANG MACAPAT”

Bahasa ยป