PENYAKSI

Taufiq Wr. Hidayat *

Malam itu udara dingin mengantarkan saya ke rumah Kiai Sutara yang sederhana. Lingkungan pinggiran kota yang tak ramai. Surau kecil dekat rumah Kiai Sutara. Pohon-pohon. Jalan kecil yang sepi. Rumah kecil yang dipenuhi bonsai. Terdapat lampu tua. Dan di kursi dan meja kuno itu, tampak seorang tua duduk. Terdengar suara musik klasik dari pemutar lagunya. Saya sendiri tidak tahu musik apa itu. Continue reading “PENYAKSI”

Puisi, Bencana, Bisu

Marhalim Zaini *
Riau Pos, 16 Feb 2014

“….di sinilah, saat syahadat ia gumamkan serupa sesayat kilat,
Di hatinya tumbuh burung-burung putih, seperti malaikat,
Menyeretnya serupa air bah, ke puncak seluruh gunung…”

“….makna kelahiran, katamu/ seperti benih-benih puisi/ yang panas dalam rahim
kata-kata/ dan yang gugur itu,/ asap debu dari ampas/ mimpi-mimpi mereka…”
Continue reading “Puisi, Bencana, Bisu”

Bahasa »