
Taufiq Wr. Hidayat * Continue reading “MALAM DI PASAR WONGSOREJO”
Gadis Karavan
Rinto Andriono
Setiap manusia, sejatinya adalah seorang pencari. Ketika mereka terlahir di dunia, mereka juga telah terberkati dengan seperangkat alat pencari. Alat pencari itu tertanam dalam kalbu setiap insan. Alat inilah yang membangkitkan kerinduan mendalam terhadap segala sesuatu yang spiritual. Bagai pelita, alat inilah yang menentukan gelap terangnya hidup seseorang. Lantas apakah yang sebenarnya mereka harapkan dari pencarian hidupnya? Mereka sangat menginginkan kenyang rohani. Mereka adalah mahluk rohani yang sejati. Tetapi mereka selalu dirundung distraksi dalam setiap upaya pencariannya. Continue reading “Gadis Karavan”
MENULIS KARYA SASTRA
Mengelola Kepribadian dan Masa Depan Kehidupan
Pandangan Umum
Istilah Sastra yang merupakan serapan dari kata Shastra yang berasal dari Bahasa Sanskerta, adalah teks bermakna ajaran atau pedoman. Dan Sastra merupakan cipta manusia, baik lisan maupun tulisan, yang mengandung maksud nilai-nilai kebaikan yang indah serta menarik, yang diajarkan dari generasi pendahulu kepada generasi berikutnya dengan kandungan keindahannya. Continue reading “MENULIS KARYA SASTRA”
MENcatat DEMAM – memendam TACAT – Produk Sayembara Puisi yang Kacau
Shiny.ane el’poesya
Mungkin saat ini kita bisa mengatakan, bahwa kita kembali tak lagi dapat percaya pada seyembara-sayembara buku puisi yang ada di dalam tubuh sejarah Sastra Indonesia. Terlalu mudah untuk melihat begitu seringnya publik sastra kecewa pada beberapa kali hasil keputusan sayembara-sayembara tersebut. Terlalu sering pula pembaca kritis bukan lagi angkat bicara atau menepuk jidat, melainkan mengelus-mengelus dada atas hasil yang dikeluarkan oleh lembaga-lembanga penyelenggara sayembara tersebut. Terhadap hasil sayembara Hari Puisi Indonesia 2019 akhir tahun kemarin, misalnya. Continue reading “MENcatat DEMAM – memendam TACAT – Produk Sayembara Puisi yang Kacau”
BISAKAH SENI MEMBERI ARTI ZAMAN DISRUPSI?
Djoko Saryono
Ciri pokok Abad XXI disrupsi. Kita sekarang berada di zaman disrupsi. Wajahnya wajah ganda. Pada satu sisi menunjukkan surplus kemajuan ilmu dan teknologi khususnya teknologi digital. Teknologi ini telah mengubah lanskap ekologis-kosmis dan planeter selain tananan kebudayaan dan peradaban. Continue reading “BISAKAH SENI MEMBERI ARTI ZAMAN DISRUPSI?”

