Dari Kenangan Li-Young Lee
Petang musim gugur terhuyung memeluk daun pintu di beranda remang apartemen tua, dua letih bertemu, senyap menatap sekincir kenangan di ranting mapel; gigil sepasang sayap gagak, pelintas perih dua benua, umpama lanun dikutuk membenci bendera apa pun. Continue reading “Puisi-Puisi Ahmad Yulden Erwin”
