St Sularto
Kompas, 27 Juni 2008
MENURUT Antonio Gramsci (1891-1937), sejarah dan politik tidak bisa lepas dari keterikatan intelektual dan masyarakat (Selections from Political Writings 1921-1926). Cendekiawan harus memihak kelas atau kelompok tertentu. Justru kalau kaum intelektual terbenam dalam menara gading dengan moralitasnya dan abai memberikan sumbangan untuk masyarakatnya, mereka adalah intelektual yang tak bermoral. Continue reading “Penghargaan “Kompas”: Cendekiawan Berkomitmen”
