Penghargaan “Kompas”: Cendekiawan Berkomitmen

St Sularto
Kompas, 27 Juni 2008

MENURUT Antonio Gramsci (1891-1937), sejarah dan politik tidak bisa lepas dari keterikatan intelektual dan masyarakat (Selections from Political Writings 1921-1926). Cendekiawan harus memihak kelas atau kelompok tertentu. Justru kalau kaum intelektual terbenam dalam menara gading dengan moralitasnya dan abai memberikan sumbangan untuk masyarakatnya, mereka adalah intelektual yang tak bermoral. Continue reading “Penghargaan “Kompas”: Cendekiawan Berkomitmen”

Sastra China: Bangkit dari Mati Suri

Lan Fang, Anung Wendyartaka
Kompas, 2 Juni 2008

DUA minggu lalu, tepatnya tanggal 13 Mei, adalah peringatan 10 tahun reformasi. Imbas positif dari gerakan reformasi yang mengorbankan nyawa beberapa mahasiswa Trisakti, Jakarta, ini bagi masyarakat di Indonesia adalah dibukanya keran-keran kebebasan berekspresi bagi seluruh elemen masyarakat yang selama ini sempat dibungkam oleh pemerintahan Orde Baru. Continue reading “Sastra China: Bangkit dari Mati Suri”

Patologi Manajemen Teater

Rizki Aprima Putra *
padangekspres.co.id

Perkembangan teater Indonesia sangat pesat dan dinamis. Dimensi teater sebagai seni dan ilmu terus-menerus mereproduksi kreatifitas manusia Indonesia dalam pembangunan nasional. Sejalan dengan itu, proses kreatif teater tidak hanya menyentuh imajinasi dan inovasi para seniman teater saja, tapi juga mampu menggugah kegelisahan mahasiswa dan pelajar sebagai agen perubahan dan pembaharuan, khususnya di bidang seni teater. Continue reading “Patologi Manajemen Teater”

Bahasa ยป