Tan Malaka dan Tiga Pamflet Revolusioner

Bastian Gaguk

“Revolusi adalah mencipta”
–Tan Malaka, Aksi Massa (1926)

A. Biografi Tan

Tan Malaka, lengkapnya Ibrahim Datuk Tan Malaka, termasuk salah seorang tokoh bangsa Indonesia yang memiliki kisah dan semangat nasionalis yang luar biasa, tetapi juga kontroversial. Bukan itu saja, bagi banyak orang, apalagi mereka yang hanya pernah mendengar nama dan sepak terjang perjuangan politiknya dari mulut ke mulut, tokoh ini mengandung berbagai misteri sehingga menjadikannya legendaris. Continue reading “Tan Malaka dan Tiga Pamflet Revolusioner”

Drs. Sutikno: Bagian Kajian Kitab (Hidup) Ma’iyah

Sabrank Suparno

Sedulur Maiyah! Kalau anda melewati pasar Cukir, sekitar 200 meter selatan makam Gus Dur, tepatnya di pertigaan PG Cukir yang dari arah Mojowarno, ada toko Sumber Waras, JL. Raya Kediri no: 10, bersebelahan pas dengan mushollah, itulah toko milik sedulur kita Drs. Sutikno, sarjana lulusan Fakultas Ekonomi STKIP Jombang tahun 2000. Lantas, apa yang menarik dari sosok Sutikno sehingga saya perlu menurunkan tulisan sebagai kitab kajian hidup bagi Jama’ah Ma’iyah? Continue reading “Drs. Sutikno: Bagian Kajian Kitab (Hidup) Ma’iyah”

Ratu Kidul, Mitos yang Tak Akan Hilang

Ardus M Sawega
Kompas, 21 Des 2009

”Tadi terjadi pertempuran alus. Banyak kelompok orang yang ingin gagalkan acara. Ratu menangis lihat perbuatan mereka. Dia juga terharu karena melihat besarnya animo orang untuk ikut seminar.”

Pesan singkat lewat ponsel itu dikirimkan oleh MT Arifin, satu jam seusai seminar ”Membongkar Mitos Ratu Kidul” di Balai Soedjatmoko, Solo, Kamis (17/12). Di seminar itu, dia menjadi salah seorang pembicaranya. Dari pesan singkat MT Arifin itu, seolah benar-benar telah terjadi ”pertempuran” di dunia gaib di tengah seminar. Continue reading “Ratu Kidul, Mitos yang Tak Akan Hilang”

Pasca Diskusi Sastera Sabah Sudah Mati

Dr. Ramzah Dambul
http://ikatan-penulis-sabah2u.blogspot.com/

Wacana sastera semalam berjalan lancar. Dari segi teknikal dan logistik. Dari segi pengisian, saya tidak mau komen. Sebab saya adalah panelnya. Tentu tidak telus (bahkan tidak adil!) kalau kita menghakimi diri sendiri, kan?

Tetapi ada juga rakan yang telah membuat catatan awal tentang acara tersebut: i.e. Hasyuda Abadi. Gambar-gambar pula boleh dinikmati bersama Pena Alam. Lihatlah para panel yang tampan! Continue reading “Pasca Diskusi Sastera Sabah Sudah Mati”

Roman Kehidupan Kusni Kasdut

S.I. Poeradisastra
http://tempointeraktif.com/
KUSNI KASDUT
Oleh: Parakitri
Penerbit: P.T. Gramedia, Jakarta, 1979, 318 halaman, 18 x 11 cm.

REVOLUSI meruntuhkan sistem nilai lama dan menyusun sistem nilai baru. Revolusi yang sungguh-sungguh serba besar penuh kepahlawanan dan diliputi romantik. Hanya sedikit orang merenung mempertanyakan segala sesuatu dalam revolusi itu. Kebanyakan bertindak, larut tanpa bentuk di dalamnya, dan menggagau-gagau mencari identitas yang terus terlepas. Continue reading “Roman Kehidupan Kusni Kasdut”

Bahasa »