Menimbang Kehadiran Sastrawan di Dunia

Halimi Zuhdy

Sekilas kita melihat sastrawan adalah orang-orang yang hanya berkutat dengan teks, mengasingkan diri menemukan imajinasi, melahirkan buku yang indah, berkhayal ria, suka memprotes tanpa aksi, memanjat panggung untuk menghibur, lahir untuk berhayal, mencipta puisi-puisi tanpa henti, menoreh cerpen, novel, roman dan drama- hanya untuk menghibur. Benarkah asumsi tersebut? Continue reading “Menimbang Kehadiran Sastrawan di Dunia”

Eksotisme Cinta Menjelma Warna

M.D. Atmaja

Perjalanan manusia menjadi indah dikarenakan rasa yang menumbuh dalam kalbu. Rasa ini kita sebut cinta, luapan dari keinginan juga perbauran yang murni mengenai kebutuhan. Tidak sekedar keinginan, sudah tentu juga menjadi kebutuhan di lain pihak. Jikalau cinta sudah menjadi kebutuhan tidak sekedar keinginan, maka rasa ini akan menjadi nuansa dominan di dalam kehidupan kita. Bahkan ada yang menisbatkan diri, menjadikan cinta sebagai jalan hidup dalam menapaki jarak ruang dan waktu. Continue reading “Eksotisme Cinta Menjelma Warna”

Kedai Film Nusantara, Kedai Seni Budaya Indonesia

Linda Sarmili
http://www.suarakarya-online.com/

Film Indonesia yang banyak beredar di sejumlah bioskop di tanah air, adalah gambaran hidup Indonesia. Keberadaannya terus semakin maju, tetapi juga disisi lain ada yang semakin mundur.

Terus terlihat maju jika dilihat bahwa dari tahunh ke tahun tingkat konsumsi masyarakat penonton terus meningkat. Hal ini, bisa terjadi, tentu saja akibat dari kemajuan teknologi. Continue reading “Kedai Film Nusantara, Kedai Seni Budaya Indonesia”

Dialog Borneo-Kalimantan XI: Menjayakan Sastra di Bumi Etam

Sumber: Panitia Dialog Borneo-Kalimantan XI

Untuk pertama kalinya Kalimantan Timur akan menjadi tuan rumah dari sebuah acara pertemuan sastra internasional. Acara pertemuan sastra internasional ini bernama Dialog Borneo-Kalimantan XI. Dialog Borneo-Kalimantan sendiri merupakan suatu pertemuan sastra berkala yang pesertanya adalah lintasnegara satu pulau, yaitu pulau Borneo atau pulau Kalimantan. Pertemuan ini dilaksanakan tiap dua tahun sekali dengan bergiliran tempat penyelenggaraannya. Continue reading “Dialog Borneo-Kalimantan XI: Menjayakan Sastra di Bumi Etam”

Jimat Para Koruptor vs Jimat Teroris

M.D. Atmaja

Membicarakan masalah jimat, tidak semerta-merta membubuhi diri dengan pikiran kolot, atau rasa yang menolak logika. Masyarakat Indonesia, dimulai dalam tradisi animisme yang mana menempatkan posisi jimat dalam struktur sakral yang diminati. Jimat sebagai sesuatu yang logis bagi mereka yang mempercayai, namun kita tidak akan membicarakan mengenai ungkapan “jimat” yang sebenarnya. Akantetapi, lebih pada nilai keampuhan yang dibawa, ditunjukkan pada kita semua. Continue reading “Jimat Para Koruptor vs Jimat Teroris”

Bahasa »