Kado di balik Bencana

Wiwik Hidayati
http://entertainmen.suaramerdeka.com/

Rentetan peristiwa masih membekas di benak kita. Kerusuhan di Aceh, Poso, Maluku; tsunami yang memakan korban puluhan ribu orang; bencana di Yogyakarta, Sidoarjo, dan Pangandaran; belum lagi pengeboman di beberapa wilayah Indonesia; ditambah akhir-akhir ini bencana banjir melanda Jakarta.

Deretan derita serasa tak henti-hentinya mendera dan seringkali membuat trauma. Membuat diri semakin pesimis memandang hidup. Continue reading “Kado di balik Bencana”

Salam dari Amsterdam

Heri Latief
http://politik.kompasiana.com/

Seorang kawan menulis surat pada saya, apakah saya bisa cerita tentang kehidupan di Belanda. Mulanya saya bingung juga, apa yang saya mau ceritakan? Apakah boleh menulis tentang konflik antara kaum pendatang dan Inlander, komplit dengan bumbu agamanya?

Kawan saya bilang soal konflik agama tak perlu diceritakan, katanya dunia sudah muak dengan segala berita provokasi hasil konflik beragama. Continue reading “Salam dari Amsterdam”

WALAGARA, AMONG-AMONG, DAN ENTAS-ENTAS

Dian Sukarno *

Perjalanan menuju desa Wonokerso, kecamatan Sumber, kabupaten Probolinggo membutuhkan waktu sekitar 2 jam 30 menit dari basecamp utama di kecamatan Sukapura. Jalan yang berkelok-kelok, serta kabut tebal sepanjang perjalanan sangat mempengaruhi kecepatan laju kendaraan. Tetapi ada hikmah yang sangat berarti karena tim bisa leluasa merencanakan tugas utama melalui diskusi di dalam kendaraan. Apa saja yang nanti bisa secepatnya didokumentasikan sepanjang sisa waktu penelitian budaya Tengger. Continue reading “WALAGARA, AMONG-AMONG, DAN ENTAS-ENTAS”

Sebelas Jari Penolak Kutukan Dewa

Pramono
http://www.tempointeraktif.com/

Ruang 2 x 3 meter itu sumpek dan sedikit berdebu. Tak ada sinar matahari menembus ke dalam. Rak yang mengelilingi kamar itu dipenuhi koleksi buku, kaset, dan cakram padat. Tak ada lagi ruang di rak. Berbagai buku yang tak muat diletakkan di lantai. Di ruang kecil itu, dua lampu neon berpendar menerangi. Sinarnya terarah pada meja yang juga penuh barang. Satu mesin ketik kecil berada di tengahnya. Di ujung kiri meja, sebuah minicompo merek Philips makin memadati meja itu. Continue reading “Sebelas Jari Penolak Kutukan Dewa”

Bahasa ยป