Sembilan Cerita tentang Rakyat

Yenny Shandra Dewi
tempointeraktif.com

Perkumpulan Demos, lembaga kajian demokrasi dan hak asasi manusia, meluncurkan buku kumpulan cerita pendek Cerita tentang Rakyat yang Suka Bertanya di GoetheHaus, Jalan Sam Ratulangi Nomor 9-15, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin.

Buku setebal 186 halaman itu berisi sembilan cerpen yang ditulis oleh sastrawan dan aktivis politik, yakni Martin Aleida, A.S. Laksana, Linda Christanty, Lan Fang, Oka Rusmini, Puthut E.A., FX Rudy Gunawan, Irwan D Kustanto, dan Miranda Harlan. Continue reading “Sembilan Cerita tentang Rakyat”

Pluz Cetak 3000 Komik Wayang Ardisoma

Herry Fitriadi
tempointeraktif.com

Untuk melestarikan kebudayaan Indonesia, Sari Rasa Group bekerja sama dengan Penerbit Pluz mencetak komik epik kolosal Wayang Purwa karya Saleh Ardisoma sebanyak 3.000 eksemplar. Komik itu diluncurkan di mall City Walk Sudirman, Jakarta Pusat, tadi malam. Peluncuran itu disertai diskusi dengan pembicara Iwan Gunawan, kolektor dan pemerhati komik, dan sutradara film Heru S Sujarwo serta dipandu oleh novelis Lisa Febriyanti. Continue reading “Pluz Cetak 3000 Komik Wayang Ardisoma”

Debussy: Sang Pendobrak Romantik

Ismi Wahid*
http://www.tempointeraktif.com/

Saban Sabtu sore sepanjang Maret ini, Komunitas Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mengadakan kuliah umum yang membahas tentang musik klasik hingga kontemporer. Materi kuliah disampaikan oleh pengamat musik Suka Hardjana. Pada pekan kedua, materi yang disampaikan bertajuk Musik Klasik dan Romantik, serta Impresionisme.Berikut rangkuman materi bagian ketiga.
***
Pada abad 19, musik Romantik sebagai karya seni yang menuntut ekpresi dan kebebasan memang sedang marak-maraknya. Musik pada zaman itu menjadi falsafah seni, bahkan melebihi karya sastra. Continue reading “Debussy: Sang Pendobrak Romantik”

Bertemu Penyair Mardiluhung

Budhi Setyawan
http://budhisetyawan.wordpress.com/

Dalam kegiatan dinas tugas kantor ke Surabaya awal Juli 2009, dengan semangat sekali saya berkeinginan untuk bertemu dengan penyair asal Gresik, Mardiluhung. Ini sekaligus untuk membayar dendam janji untuk bertemu dengannya, ketika bulan Mei 2009 saya ke Surabaya dan tak sempat ke Gresik (waktu itu sampai lumayan malam, saya bertemu dengan penyair Mashuri dan teman-temannya di Teater Gapus di dekat gerbang Universitas Airlangga. Juga bertemu dengan Gita Pratama dan temannya). Setelah kegiatan tugas kantor selesai, maka saya pada tanggal 3 Juli, selepas Jumatan dan makan siang, saya melaju menuju Gresik di antar oleh teman. Saya yang dulu sempat sekali ke Gresik, namun merasa seperti mengunjungi daerah baru. Continue reading “Bertemu Penyair Mardiluhung”

Bahasa ยป