Kucing Keempat

Faisal Syahreza
http://www.lampungpost.com/

“AKU mempunyai sebuah impian untuk kota ini. Impian sederhana tentang sebuah rumah bagi seluruh kucing yang ada.” Lirih hatinya.

Anak itu pun berteduh di bawah atap bangunan pertokoan. Sementara jalanan masih mengambang dengan rintik hujan. Setiap hari memang tak menentu di kota, siang panas untuk kemudian sorenya diguyur hujan. Gerimis berlapis-lapis mengepung jalanan. Orang-orang tampak kedinginan, bersembunyi memelukan badannya sendiri. Suara mulai redam memasuki liris hujan. Continue reading “Kucing Keempat”

Bait–Bait Hujan

Pringadi AS
oase.kompas.com

Kamu seperti hujan. Yang datang menghapus bau-bau kematian, di hatiku yang telah gersang oleh kemarau. Padahal kamu pernah menciptakan mendung, di awan awan yang putih, di hamparan langit yang biru. Tapi secepatnya aku lupa. Sebab kamu segera menggantinya dengan hujan. Yang merontokkan segenap kerinduan. Continue reading “Bait–Bait Hujan”

Cerita Laki-laki Penguping

Isbedy Stiawan Z.S.
suarakarya-online.com

DI kompleks perumahan type 21 banyak hal bisa terjadi dan selalu berbau rakyat jelata. Berbeda dengan perumahan elite yang terkadang antartetangga tak saling kenal dan tak salingsapa, di perumahan type 21 sesama tetangga saling kenal dan kerap bersenda-gerau. Selain itu, sepertinya rahasia paling rahasia dalam satu rumah keluarga, tetangga lain cepat sekali mengetahuinya. Entah caranya bagaimana kabar yang terjadi dalam suatu rumah tangga bisa begitu cepat menyebar. Ibaratnya jarum jatuh di dalam rumah, tetangga paling ujung jalan akan tahu beritanya. Apatah lagi perabot rumah tangga ataupun lemari yang hancur karena suami-istri bertikai. Continue reading “Cerita Laki-laki Penguping”

Kekuatanku

Yonathan Rahardjo
suarakarya-online.com

“Tidak masalah teruslah pakai.”
Mendengar kata-kata itu aku tersenyum di sudut bibirku terbentuk pusaran masuk orang bilang ini ciri pipiku.
“Pak Haji yang di depanku memang bijak ia tahu nilai-nilai kemanusiaan,” perasaanku mekar bunga.
Begitu berdiri langkah kakiku terasa ringan.
“Terima kasih sekali, Pak Haji,” aku menyerongkan badan, wajah yang disinari sedikit rasa senang mulai berpijar. Continue reading “Kekuatanku”

1.000 Kutu di Kepala Anakku

Isbedy Stiawan ZS *
suarakarya-online.com

SOAL gizi buruk ataupun polio bagiku sudah tidak lagi menarik sebagai berita. Karena itu, tak perlu diceritakan maupun dikabarkan. Bahkan flu burung yang sempat merebak di seluruh kota di negeri ini, kini tak lagi membuat bulu tengkukku berdiri. Aku tak takut lagi terkena flu burung. Apalagi sudah ada jaminan pemerintah kalau hewan-hewan sejenis itu sudah bebas dari rabies flu burung. Jadi, tak ada keraguan aku mengonsumsi daging ayam. Continue reading “1.000 Kutu di Kepala Anakku”

Bahasa ยป