Jalan Keluar

Khansa Arifah Adila *

Ia mengurangi kecepatan mobil, menginjak kopling, mengalihkan gigi tiga ke gigi dua, lalu mengarahkan setir ke pekarangan rumahnya. Mesin mobil terdengar tersendat dan sedikit meraung. Ia tahu, pasti persenelingnya bermasalah lagi. Ia selalu kesulitan setiap akan memindahkan gigi. Seret, seperti ada yang menyangkut, dan mesin mengeluarkan suara bagai batuk berdahak. Seharusnya ia membawanya ke bengkel. Tetapi tidak bisa. Jatah untuk perawatan dan perbaikan mobil bukan lagi prioritas walaupun nafkahnya tergantung pada kendaraan tua yang dibelinya dua tahun lalu itu. Continue reading “Jalan Keluar”

Sirri Gus Sabri

Jadid Al Farisy *
Republika, 12 Sep 2019

Gus Sabri, siapa yang tidak kenal beliau? Setiap kali nama itu disebut, seperti ada kekaguman yang tak kan habis diceritakan mengenai daya linuwih putra bungsu almarhum Kiai Ridwan Sholeh, pendiri pondok pesantren Pringkuning Kesamben. Di antara kelima saudaranya, Gus Sabri yang paling santer dibicarakan. Continue reading “Sirri Gus Sabri”

BERLIPAT TUJUH PULUH

Rakai Lukman *

Bulan sabit bertengger sehabis adzan. Satu persatu gemintang saut-menyaut dendangkan dzikir. Kerlipnya memberi isyarat. Lengkungan langit teduh. Meski gelap. Kerlipnya masih seperti kemarin. Indah. Senandung suara menjerambab ulu hati. Bintang-bintang menari dengan ritus dan ritual ilahiah. Bintang sendiri tidak ragu berpetualang di negeri dzikir. Tarikan demi tarikan nafasnya dinamis. Dengan kodrat alamiyahnya. Continue reading “BERLIPAT TUJUH PULUH”

Bahasa ยป