Dhimas Gathuk Ketemu Pungli

M.D. Atmaja

Pada siang hari, ketika Dhimas Gathuk sedang bekerja untuk salah satu Padepokan milik Pendopo Matahari Pengikut Nabi, yang sering kita dengar dengan nama PMPN itu, dia sedang membersihkan salah satu tiang pendopo dekat dengan kerumunan para santri yang tengah mengobrol. Para santri itu berkerumun, sambil sembunyi-sembunyi menikmati rokok, yang menurut orang-orang tua di Pendopo bahwa rokok itu haram. Hal itu lah yang membuat para santri menikmati rokok dengan sembunyi, takut, malu, karena menikmati barang yang telah telah diharamkan orang-orang tua di Pendopo walau pun sebenarnya Nabi yang mereka ikuti tidak mengharamkan itu. Continue reading “Dhimas Gathuk Ketemu Pungli”

Perempuan yang Mensepuhkan Tombak

M.D. Atmaja

Suatu sore di Tamansari ketika hati sedang diliputi prahara, kecemasan, ketakutan, dan kegamangan arti, Lelaki Pendosa berjalan menyusur setiap puing-puing reruntuhan yang tertinggal. Dia melangkah sunyi dalam hati yang semakin kelam oleh kekosongan, namun di sana dia juga menanggung rindu yang telah lama tak tertahan. Sekali ingin berlari di dalam suatu malam, melompati Sindoro-Sumbing dari Barat, lalu menghempaskan panasnya kawah Merapi yang kini telah sunyi. Continue reading “Perempuan yang Mensepuhkan Tombak”

UDA DAN DARA

Usman Awang
(Diindonesiakan dan diberi anotasi oleh Maman S. Mahayana)

Bulan baru mengambang.

Awan larat menabiri langit dengan bentuk-bentuk yang berupa manusia, binatang kuda, pulau-pulau dan gunung-gunung, sangatlah indah kelihatannya. Malah bertambah indah bila cahaya perak menyapu sekeliling bulan yang begitu rupawan tersenyum melimpahkan sinarnya itu. Continue reading “UDA DAN DARA”

Bibir Biru

Naning Pranoto
http://www.suarakarya-online.com/

Kulihat ratusan ribu bibir biru di layar kaca saat gelar konser World Cup 2010 Opening Ceremony di Orlando Stadium di Soweto Johannesburg Afsel 11 Juni lalu. Bibir-bibir biru itu mengingatkanku pada gadis bernama Robben. Aku memanggilnya: Bi-Bi. Nama lengkapnya, Robben Rolihlahla Mvezo Umtata.

“Namamu panjang sekali. Sulit kuingat!” komentarku spontan, ketika Bi-Bi, bola matanya yang hitam berkilau membelalak. “Padahal, itu nama bertuah.” Continue reading “Bibir Biru”

TINJA DABO

M. Arman AZ
http://www.suarakarya-online.com/

Kota basah kuyup jam dua malam. Dari balik langit hitam, jemari raksasa itu belum juga letih menabur serbuk-serbuk air ke bumi. Jalanan senyap. Orang-orang mengurung diri dalam rumah. Sembunyi dari gigitan dingin. Sesekali terdengar desis roda mobil berlari menyibak gerimis. Tiang lampu jalan menjulang bagai pepohon besi tanpa daun dan ranting. Di pucuknya, lampu bundar memancarkan cahaya bulat keemasan. Continue reading “TINJA DABO”

Bahasa ยป