BELAJAR MENULIS DARI EKA KURNIAWAN

Sutejo
Ponorogo Pos

Dalam gagas utama MataBaca, edisi September 2005 (hal. 10-11), salah satu penulis muda produktif dan banyak mengolah cerpen yang berangkat dari obsesi tertentu, rajin membuat catatan perjalanan atau penelitian sederhana. Pengarang ini adalah Eka Kurniawan. Di samping itu dia berpesan kepada kita begini (a) menulislah tentang hal apa saja yang kau ketahui dan (b) naskah yang ditolak dapat kita otak atik lagi, diedit lagi, kemudian dikirimkan ke media yang lain. Continue reading “BELAJAR MENULIS DARI EKA KURNIAWAN”

Menggagas Sastra Bertipikal Madura

Atiqurrahman
http://www.surabayapost.co.id/

Eskapisme kultural tengah melanda susastra Madura. Hal tersebut tampak dari keseragaman eksplorasi karya-karya yang diciptakan. Lacur yang terjadi, sastrawan-sastrawan Madura tak menyadarinya. Timbul tanda tanya: bagaimana nasib susastra Madura selanjutnya?

Marilah simak bersama. Dasawarsa terakhir susastra Madura dijumbuhi karya-karya yang bertipikal pesantren. Kreatornya kebanyakan alumni-alumni pesantren. Continue reading “Menggagas Sastra Bertipikal Madura”

BUKU SEBAGAI BENTUK PERLAWANAN

Fariz al-Nizar

Dalam nomenklatur filsafat ilmu, Jujun Suryasumantri memberikan ilustrasi menarik, sebuah ilustrasi unik tentang “segitiga cinta” yang disimbolkan oleh kebudayaan, ilmu dan tekhnologi di pihak lain, dalam uraiannya Jujun menjelaskan bahwa pada dasarnya segitiga yang melatarbelakangi simbiosis antara ketiganya adalah dikarenakan cakupan yang satu lebih luas dari yang lainnya, Continue reading “BUKU SEBAGAI BENTUK PERLAWANAN”

Bahasa ยป