KULTUR ETNIK DALAM KEINDONESIAAN

: KEGELISAHAN MELAYU DALAM HEMPASAN GELOMBANG

Maman S. Mahayana

Sastra sejatinya bukanlah sekadar menampilkan sebuah dunia rekaan, bukan pula semata-mata menghadirkan peristiwa-peristiwa imajinatif. Ia dapat diperlakukan sebagai potret sosial jika di dalamnya terungkap problem dan kegelisahan yang terjadi di dalam kehidupan kemasyakaratan. Dengan demikian, sastra dapat dipandang sebagai dokumen sosial; sebagai cermin masyarakat atau pantulan hasrat terpendam dan semangat individu atau komunitas yang (mungkin) menjadi harapan sastrawannya. Continue reading “KULTUR ETNIK DALAM KEINDONESIAAN”

Menulis, Terapi yang Menyembuhkan

Munawir Aziz *
jawapos.com

Menulis pada hakikatnya merupakan aktivitas yang menggerakkan energi imajinatif nan mencerahkan. Akitivitas menulis tak hanya membuat sehat fisik dan mengukuhkan kekuatan jasmaniah, tetapi juga mencemerlangkan kehidupan. Menulis juga menjadi kekuatan untuk bertahan dari gempuran penyakit yang telah berakar dalam tubuh. Maka, dapat kita lacak dalam lanskap aras dunia kepenulisan termaktub nama-nama penulis yang berkarib dengan penyakit, namun tetap bugar. Continue reading “Menulis, Terapi yang Menyembuhkan”

Menulis Lakon

Putu Wijaya
putuwijaya.wordpress.com

I. KIAT PENULISAN LAKON

Untuk menyusun naskah lakon, yang diperlukan mula-mula adalah gagasan. Tidak semua hasrat atau keinginan adalah sebuah gagasan. Gagasan atau ide dalam menulis lakon, adalah hasil perenungan dan pemikiran.. Dalam hubungan dengan kerja kreatif, gagasan atau ide adalah apa yang biasa disebut “inspirasi”. Continue reading “Menulis Lakon”

Bahasa Ibu dan Politik Kebudayaan Nasional

M. Mushthafa*
http://www.jawapos.com/

Ancaman kepunahan bahasa ibu –atau yang populer disebut bahasa daerah– terjadi di seluruh Nusantara. Agustus lalu, Multamia RMT Lauder dari Departemen Linguistik Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia dalam seminar ”Empowering Local Language Through ICT” di Jakarta mengungkapkan bahwa dari 742 bahasa daerah di Indonesia, 169 bahasa terancam punah karena berpenutur kurang dari 500 orang. Hanya 13 bahasa saja yang penuturnya lebih dari satu juta orang. Continue reading “Bahasa Ibu dan Politik Kebudayaan Nasional”

Bahasa ยป