Seni, Identitas, dan Wawasan Estetik

Mustafa Ismail
http://www.suarakarya-online.com/

Penyair Sapardi Djoko Damono dalam sebuah sesi kuliah di pascasarjana Intitut Kesenian Jakarta melontarkan sebuah pertanyaan menarik: jika seniman berkarya mengadopsi/bertolak atau menyerap wawasan estetik dari karya asing apakah bisa disebut karya seni Indonesia? Menurut Sapardi, seniman, secara politik, identik dengan kewarganegaraan tertentu. Seseorang disebut sebagai seniman Indonesia karena ia warga negara Indonesia. Baca selengkapnya “Seni, Identitas, dan Wawasan Estetik”

Sekali lagi tentang Artemio Cruz

Hasan Junus
http://www.riaupos.com/

Seorang lelaki kaya sedang menunggu ajal tiba. Masih perlukah suatu nama? Baiklah! Nama lengkapnya Artemio Cruz. Sedang terbaring terlentang sekarat menunggu ajal tiba di atas ranjang kema tian di Meksiko. Ia sedang mengalami ??nazak?? atau ??sakaratul maut??, suatu keadaan yang menjadikan manusia berada di titik didih kehidupan. Posisi duniawinya yang terakhir dikenal dengan gelar ??Caudillo?? yang artinya Sang Pemimpin. Dulu, dulu sekali, pada bagian awal kehidupannya ia cuma dikenal sebagai Artemio Si Tambi karena statusnya sebagai pesuruh di sebuah kantor. Baca selengkapnya “Sekali lagi tentang Artemio Cruz”

Perjalanan ke Pusat-pusat Air Kesadaran

I Made Prabaswara
http://www.balipost.co.id/

KEMALAMAN di tengah hutan, tanpa hasil buruan, Nisada alias Lubdhaka akhirnya memutuskan memanjat pohon maja yang dahan-dahannya menaungi telaga berair bening. Panah serta busurnya dibawa serta naik, lalu manusia pemburu ini pun duduk di dahan yang telah condong, sembari siaga memanah binatang-binatang buruan datang meminum air. Baca selengkapnya “Perjalanan ke Pusat-pusat Air Kesadaran”

Islamophobia: Anak si Kambing Hitam

Sabrank Suparno
http://forumsastrajombang.blogspot.com/

A. Islamophobia

Wacana Islamophobia, ketakutan terhadap umat islam di kalangan negara barat, kini menjadi borok budaya yang menggerogoti sukujur tubuhnya. Dan kemalasan barat (terutama Amerika) untuk menyembuhkan, borok itu kian meradang dengan nanah baru yang merikuhkan gerak tubuh dari cabikan benda apapun yang dapat menggores sensitifitas lepukan luka. Jika terus berlanjut, keberadaan barat akan disingkirkan dunia yang lambat laun risih atas kehadiran, karena menyengatkan aroma anyir memuakkan lingkungan, yang artinya barat sendiri merancang bunuh diri perlahan namun pasti. Baca selengkapnya “Islamophobia: Anak si Kambing Hitam”