Perupa-Sastra…

Wahyudin *
Jawa Pos, 20 Sep 2020

Ini catatan kaki belaka dari pengetahuan umum di dunia seni rupa Indonesia. Saya ingin mengulangnya di sini untuk menggarisbawahi kata-kata sastrawan-perupa Goenawan Mohamad dalam ’’Saya Tidak Tahu, Mari Kita Tenang” (Jawa Pos, Minggu, 13 September) ini: ’’Seorang pengarang jadi perupa, sebagaimana seorang perupa jadi sastrawan, itu bukan gangguan bagi kehidupan seni dan sastra.” Continue reading “Perupa-Sastra…”

bagaimana teks bekerja?!

Muhammad Yasir

ketika bob dylan menerima nobel prize karena dianggap musik folk dan baladanya yang bagi orang kebanyakan dianggap luhur, maka bagi saya itu hal ternorak dalam peradaban politik seni barat yang pseudo-estetik! konsepsi apa yang ditawarkan bob dylan melalui lagu-lagunya itu? bukankah dia sama saja dengan orang yang terpengaruh dengannya ini: iwan fals? sama-sama selebritis! lalu apa yang dilakukan para selebritis bajingan ini untuk revolusi? nol! Continue reading “bagaimana teks bekerja?!”

Bahasa »