Puisi-Puisi Zainal Arifin Thoha

“Bisa dihitung hanya satu-dua dalam sejarah; pesantren yang ditinggal mangkat muda sang Kyainya, masih tetap berjaya. Beliau (Zainal Arifin Thoha) yang telah dipanggil kekasih-Nya, namun pamornya senantiasa harum mewangi dalam dunia kepenulisan di tlatah Yogyakarya” (Catatan PuJa).

http://sastrakarta.multiply.com/
ADALAH DARAH

tetapi bagiku puisi adalah darah
dan engkau begitu maksa merampasnya Continue reading “Puisi-Puisi Zainal Arifin Thoha”