Sastra Feminis ala Leila

M. Arman A.Z*
http://www.jawapos.co.id/

JAUH sebelum booming sastra feminis pada 2000-an, yang bersumber dari pemahaman sastra terhadap inferioritas perempuan, Leila S. Chudori termasuk salah seorang sastrawan wanita yang lebih dulu memulainya. Itu bisa ditelisik dalam kumpulan cerpen (kumcer) terbarunya, Malam Terakhir, yang merupakan cetak ulang (revisi) setelah 1989 diterbitkan Pustaka Utama Grafiti. Penerbitan kumcer itu juga berbarengan dengan penerbitan novel 9 dari Nadira. Continue reading “Sastra Feminis ala Leila”

Fenomenologi Pengalaman Transformasi Religius

Afthonul Afif*
http://www.jawapos.co.id/

KETIKA William James menerbitkan buku monumentalnya, The Varieties of Religious Experience, di awal abad ke-20, muncul harapan besar dari komunitas ilmiah bahwa disiplin psikologi akan memberikan tempat terhormat bagi studi agama. Secara simpatik dia menempuh jalan serong dengan melihat agama tak melulu sebagai sejenis neurosis atau respons ketakutan terhadap kekuatan alam semesta, sebuah pandangan yang lazim berkembang di komunitas ilmiah waktu itu. Continue reading “Fenomenologi Pengalaman Transformasi Religius”

Bahasa ยป