Dari Pinggiran ke Pemain Utama

Choirul Mahfud*
http://www.jawapos.com/

BELUM lama ini, Tiongkok sukses merayakan ulang tahun ke-60 kemerdekaannya. Tahun lalu negeri itu juga menjadi tuan rumah Olimpiade yang luar biasa megahnya. Kesuksesan dan kemegahan kedua perayaan penting tersebut menyita perhatian dunia. Tak sedikit yang memprediksi masa depan negeri berpenduduk satu miliar itu akan menjadi salah satu kekuatan global. Continue reading “Dari Pinggiran ke Pemain Utama”

Meramu Tradisi dan Modernitas

A. Yusrianto Elga*
http://www.jawapos.com/

Buku ini adalah dedikasi seorang Zamakhsyari Dhofier terhadap dunia pesantren yang telah membesarkan namanya. Sebelumnya, Pak Zam -demikian panggilan akrabnya- juga menerbitkan buku bertajuk kepesantrenan yang telah diterbitkan dalam tiga bahasa (Indonesia, Jepang, dan Inggris). Buku yang semula merupakan disertasi itu berjudul Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kiai (terbit 1982). Continue reading “Meramu Tradisi dan Modernitas”

Ironi Barat dalam Novel

Imam Muhtarom *
jawapos.com

Novel tidak memiliki aturan baku agar pembaca mengikuti jalannya cerita mulai awal hingga akhir. Aturan baku tersebut, antara lain, terlihat pada semua novel yang beredar di masyarakat pembaca, yakni dengan alur pembuka-konflik-penyelesaian. Juga, alur tersebut tidak saja menjadi acuan utama dalam novel, tetapi juga di dalam film. Terutama dalam film produksi Hollywood, alur itu mendapat kedudukan penting bagaimana sebuah materi cerita disusun seolah-olah alur tersebut satu-satunya strategi agar sebuah film bisa dibuat dan dinikmati. Dalam novel, alur semacam itu nyaris tidak dipertanyakan lagi, baik di kalangan penulis sastra maupun pembacanya. Sejauh dapat mengetengahkan konflik secara menarik kemudian pembaca bisa mengapresiasinya, novel dipandang telah menjalankan tugasnya. Continue reading “Ironi Barat dalam Novel”

Potret Lain Dunia Muslim

Taufik Suadiyatno*
http://www.jawapos.com/

TURKI adalah negeri muslim de?ngan paham sekuler, paham yang sudah dianut negeri itu sejak ma?sa pemerintahan Mustafa Kemal Ataturk. Meskipun 90 persen dari 70 juta jiwa penduduknya ada?lah musulman (muslim), Turki ter?lihat sangat berbeda dengan ka?um muslim di negeri-negeri se?kitarnya. Terutama dalam hal bu?sa?na. Mereka sangat kental de?ngan kesan ”kosmopolitan”. Ke??ba?nyakan berpenampilan se?per??ti orang Eropa. Kalau dilihat dari segi fisik, memang orang-orang Turki mirip orang Eropa. Continue reading “Potret Lain Dunia Muslim”

Bahasa ยป