Sang Mesias di Layar Putih

Donny Anggoro *
sinarharapan.co.id

Sosok Yesus sudah lama menjadi tokoh sentral yang sering dipanggungkan, mulai dari pentas drama kecil untuk Paskah dan Natal di gereja, pentas opera (Jesus Christ Superstar), bahkan sampai ke layar lebar. Tercatat film Yesus pertama, menurut Mark Goodracre, 2005, adalah film Jesus Devant Pilate (1898), sedangkan menurut Flickerings.com adalah The Passion Play of Oberam Mergau (1897). Continue reading “Sang Mesias di Layar Putih”

Membaca Perempuan dalam Perspektif Gender

Zoya Herawati*
http://www.sinarharapan.co.id/

BERAWAL dari rasa rendah diri berlebihan tokoh ?aku? pada novel ini mencoba mencari jati diri menghadapi setiap persoalan yang dihadapi.

Aku seorang perempuan dan tak pernah dicuri oleh perampok paling brengsek sekalipun (hal 13). Tokoh seperti ini jelas korban patriarkhi. Tokoh yang dikuasai ras tertentu sehingga berdampak pada perasaan minder luar biasa (hal 18). Continue reading “Membaca Perempuan dalam Perspektif Gender”

Gairah Putri China di Aceh

Teuku Kemal Fasya*
http://www.sinarharapan.co.id/

Putroe Neng seperti hidup kembali. Mitos ini sering tangkup dalam tuturan masyarakat Aceh Utara tentang seorang putri China yang hidup sebelum terbentuknya kerajaan Islam Samudera Pasai.

Ia adalah simbol seks, seumpama Roro Jonggrang atau Ken Dedes dalam Babad Tanah Jawa. Makamnya pun ada di pinggiran Kota Lhokseumawe, berada di sisi jalan trans-Sumatera. Makamnya berpagar tinggi dan menjadi hiasan di depan PT. LNG Arun yang mulai meredup karena kehabisan gas. Continue reading “Gairah Putri China di Aceh”

Memoar Ventje Sumual Merevisi Sejarah Indonesia

Yuyu AN Krisna *
http://www.sinarharapan.co.id/

MEMBACA Memoar Ventje HN Sumual setebal 706 halaman, kita hanyut dalam gelombang kehidupan seorang laki-laki Minahasa yang begitu peduli akan nasib bangsa ini, bangsa Indonesia. Berbagai gerakan demi kemajuan bangsa ini dilakukan oleh perwira pejuang, politikus, pengusaha, tokoh sosial yang lahir di Remboken, Minahasa, Sulawesi Utara, 11 Juni 1923 ini. Continue reading “Memoar Ventje Sumual Merevisi Sejarah Indonesia”

Bukan Sekadar Teori

Donny Anggoro
sinarharapan.co.id

Telah banyak terbit buku-buku kiat-kiat menulis yang bercampur dengan motivasi kepenulisan. Sejumlah sastrawan ternama malah pernah menulisnya dan rata-rata mendapat sambutan positif ketika diterbitkan.

Mulai dari Arswendo Atmowiloto, Mohammad Diponegoro, Sides Sudyarto DS, AS Laksana, dan Eka Budianta. Kalau yang bukan sastrawan bisa disebut Andreas Harefa, Bambang Trim, Gundar Banjarnahor, sampai Edy Zaqeus. Tentunya daftar ini masih panjang, belum ditambah beberapa judul buku terjemahan yang marak menghiasi rak-rak toko buku. Continue reading “Bukan Sekadar Teori”

Bahasa ยป