Mengapa Komik Jepang Bisa Mendunia?

Faidil Akbar
http://www.suarakarya-online.com/

Mengapa komik Jepang alias manga (baca: mang’nga) menyedot penggemar sampai ke seluruh dunia, hingga Eropa yang memiliki legenda komik: Tintin sang wartawan dan prajurit Galia Asterix? Bahkan gaya dan budaya manga ditiru remaja-remaja mereka.

Di negeri asalnya sendiri, manga dikonsumsi oleh anak-anak sampai orang tua. Terdapat banyak ragam (genre) komik yang beredar, untuk anak-anak (kodomo), remaja putra (shounen), remaja putri (shoujo), dewasa pria (seinen), dewasa wanita (josei), bahkan ada genre yang diterbitkan untuk memenuhi fantasi seksual (yaoi/yuri/hentai). Continue reading “Mengapa Komik Jepang Bisa Mendunia?”

PUISI DESKRIPTIF MARDI LUHUNG*

Beni Setia

SUDAH sejak lama orang berpikiran, kalau membuat puisi itu hanya bermain kata-kata, membuat penggalan-penggalan kalimat dengan rentetan (keberadaan) kata-katanya itu sengaja dihadirkan dan diikat oleh semacam hukum permainan bunyi yang diulang-ulang, persanjakan. Acuan sederhana kreasi yang melahirkan banjir produksi, dan melahir sinisme tentang ujud kepenyairan yang terkesan melulu menginpetarisasi orang nyinyir yang suka mrepet kelewat cinta persanjakan–persamaan bunyi vokal di antara sederet konsonan yang tak berharga–, Continue reading “PUISI DESKRIPTIF MARDI LUHUNG*”

BUWUN: BAWEAN YANG KE ARAHKU*

(PULAU YANG BERGANDUL POTONGAN KUPING)
Mardi Luhung

I
Bawean adalah sebuah pulau yang ada di utara Gresik. Dan salah satu dari Kecamatan Gresik. Bawean, dalam pikiranku, bukan saja nun jauh di sana, tetapi juga sebagai khayalan yang terus menghantui diriku. Sebab meski bagian dari kotaku (Gresik), tapi aku tak pernah ke Bawean. Aku hanya mengenal dan membaca Bawean dari cerita-cerita yang ada. Continue reading “BUWUN: BAWEAN YANG KE ARAHKU*”

TINJA DABO

M. Arman AZ
http://www.suarakarya-online.com/

Kota basah kuyup jam dua malam. Dari balik langit hitam, jemari raksasa itu belum juga letih menabur serbuk-serbuk air ke bumi. Jalanan senyap. Orang-orang mengurung diri dalam rumah. Sembunyi dari gigitan dingin. Sesekali terdengar desis roda mobil berlari menyibak gerimis. Tiang lampu jalan menjulang bagai pepohon besi tanpa daun dan ranting. Di pucuknya, lampu bundar memancarkan cahaya bulat keemasan. Continue reading “TINJA DABO”