Dari “Kado Istimewa” Sampai “Dua Tengkorak Kepala”

Dari Cerpen “Topikal”, Reduksi Realitas Sampai Masa Depan Cerpen Kita

Agus Noor *
kompas.com

LIMA tahun terakhir, boleh dibilang adalah “masa keemasan” cerpen Indonesia. Sebuah periode yang tidak semata ditandai dengan begitu melimpahnya cerpen, tetapi juga mulai diterimanya cerpen sebagai sebuah genre sastra yang mandiri; pun mulai dihargai melalui pemberian penghargaan terhadap cerpen-cerpen yang dianggap “terbaik” seperti dilakukan Kompas dan Dewan Kesenian Jakarta di tahun 1999 lalu. Continue reading “Dari “Kado Istimewa” Sampai “Dua Tengkorak Kepala””

Kepedulian Sastra dan Realitas Kemanusiaan

Eka Fendri Putra
http://www.suarakarya-online.com/

Kemanusiaan kita kenal sebagai sesuatu yang universal.Cita-cita tentang kesejahteraan manusia dikenal oleh seluruh umat manusia di seantero dunia dengan cara masing-masing.

Betapa pun beragam corak pelafalannya, karena konteks setiap kelompok masyarakat banyak memberikan warna, tak pelak lagi, semangat ini meruap dari naluri cinta kepada sesama. Continue reading “Kepedulian Sastra dan Realitas Kemanusiaan”

Bahasa ยป