Maman S. Mahayana *
Sastra Betawi sebagai bagian yang tak terpisahkan dari sastra Indonesia, selama ini berada dalam posisi marjinal, terpinggirkan. Padahal, jika kita merunut ke belakang, ke sejarah awal pertumbuhan kesusastraan Indonesia, maka boleh jadi embrio pembentukan sastra Indonesia justru dimulai dari sastra Betawi, kesusastraan Indonesia yang menggunakan bahasa Melayu-Betawi yang kemudian secara sepihak dikategorikan sebagai bacaan liar. Continue reading “POTRET BETAWI DALAM PUISI-PUISI RIDWAN SAIDI”
