POTRET BETAWI DALAM PUISI-PUISI RIDWAN SAIDI

Maman S. Mahayana *

Sastra Betawi sebagai bagian yang tak terpisahkan dari sastra Indonesia, selama ini berada dalam posisi marjinal, terpinggirkan. Padahal, jika kita merunut ke belakang, ke sejarah awal pertumbuhan kesusastraan Indonesia, maka boleh jadi embrio pembentukan sastra Indonesia justru dimulai dari sastra Betawi, kesusastraan Indonesia yang menggunakan bahasa Melayu-Betawi yang kemudian secara sepihak dikategorikan sebagai bacaan liar. Continue reading “POTRET BETAWI DALAM PUISI-PUISI RIDWAN SAIDI”

“Tarian Cermin”: 99 Sajak Mustafa Ismail

Adek Alwi
http://www.suarakarya-online.com/

PALING tidak ada tiga sebab mengapa tahun 1970-an dan 1980-an tak banyak benar sastrawan asal (dan yang tinggal di) Aceh kita kenal. Pertama, mereka mungkin tak serajin LK Ara, Isma Sawitri, Zakaria M Passe (untuk contoh yang tak banyak itu) mempublikasikan karyanya di majalah dan koran Jakarta. Kedua, teknologi informasi termasuk dunia penerbitan belum semaju periode-periode sesudah itu. Continue reading ““Tarian Cermin”: 99 Sajak Mustafa Ismail”

BELAJAR MENULIS DARI OATES

Sutejo
Ponorogo Pos

Joyce Carol Oates (Oates) adalah seorang penulis produktif yang telah menulis 70 puluh novel, koleksi puisi, dan cerita pendek. Beberapa diantaranya telah memenangkan hadiah tertinggi di bidangnya. Them mememangkan National Book Award (1970) untuk fiksi; A Garden of Earthly Delights (1970) dan Expensive People (1969) dinominasikan untuk National Book Award; What I Live For (1994) dinominasikan untuk Pulitzer Prize dan PEN/Faulkner Award for Fiction. Dia juga penerima hadiah O?Henry Special Award for Continuing Achievement. Continue reading “BELAJAR MENULIS DARI OATES”

Bukhara Kota Pengetahuan

Heri Ruslan
republika.co.id

”Gudang pengetahuan!” Begitu sastrawan besar Iran, Ali Akbar Dehkhoda menjuluki Bukhara salah satu kota penting dalam sejarah peradaban Islam. Penyair Jalaludin Rumi pun secara khusus menyanjung Bukhara.”Bukhara sumber pengetahuan. Oh, Bukhara pemilik pengetahuan,” ungkap Rumi dalam puisinya menggambarkan kekagumannya kepada Bukhara tanah kelahiran sederet ulama dan ilmuwan besar. Continue reading “Bukhara Kota Pengetahuan”

Bahasa ยป