Lembaga Gus Dur

A. Mustofa Bisri *
http://majalah.tempointeraktif.com/

Tidak seperti umumnya organisasi lain, Nahdlatul Ulama (Kebangkitan Ulama) boleh dikatakan lahir hanyalah mewadahi yang sudah ada. Sebelum jam’iyah NU lahir pada 1926, sudah ada komunitas atau jama’ah yang terdiri atas ulama dan para pengikut mereka. Itulah masyarakat pesantren. Struktur organisasi NU pun-berbeda dengan struktur umumnya organisasi-lebih mirip dengan pesantren. Sementara di pesantren ada kiai sebagai pemimpin, pengendali, pengarah, dan seterusnya, di NU ada Syuriah. Continue reading “Lembaga Gus Dur”

Budaya “Mantu” A-la Gus Mus

KH Ahmad Mustofa Bisri, Sosok Kyai “Nyeleneh”

Ki Dhalang Sulang

Sosok Kyai “Nyeleneh”

Gus Mus, nama panggilan akrab sesosok Kyai yang juga budayawan dari Rembang Jawa Tengah, beliaulah KH Ahmad Mustofa Bisri. Pemimpin dan sekaligus pengasuh Pondok Pesantren “Roudlotuth Tholibin” yang berada di Kelurahan Leteh Kecamatan Kota Rembang Kabupaten Rembang ini, sangat sering disebut seorang Kyai yang “nyeleneh” atau lain dari pada yang lain. Continue reading “Budaya “Mantu” A-la Gus Mus”

Ketika Gus Mus Hijrah ke Cerpen

Satmoko Budi Santoso
suaramerdeka.com

Sekarang ini peran pelawak sudah diambil-alih oleh para politikus, dan saya menulis karena memang ingin menulis, saya tak ingin dijajah oleh isme-isme apa pun

KUTIPAN itu adalah pernyataan salah seorang Rais Nahdlatul Ulama KH A Mustofa Bisri dalam acara pagelaran baca cerpen bertajuk ”Gus Mus Hijrah ke Cerpen”, 24 Oktober, pukul 20.00, di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta. Di hadapan lebih dari 700 pengunjung, Gus Mus mengucapkan kalimat tersebut sebagai prolog pembacaan cerpen Gus Jakfar. Continue reading “Ketika Gus Mus Hijrah ke Cerpen”

Satu Gus Mus Seribu Gelar

Judul: Gus Mus, Satu Rumah Seribu Pintu
Penulis: Taufiq Ismail, dkk
Penerbit: LkiS dan Fak Adab UIN Yogyakarta
Cetakan: Pertama, Mei 2009
Tebal: xxiv+290 halaman
Peresensi: Ahmad Maltup SA
http://suaramerdeka.com/

BEGITU sulit menilai Gus Mus ?panggilan akrab KHA Mustofa Bisri? dengan beribu gelar yang dia sandang. Jadi tidak berlebihan, Hamdy Salad dalam esainya menilai Gus Mus sebagai ?satu rumah seribu pintu?. Continue reading “Satu Gus Mus Seribu Gelar”

Bahasa »