Perpuisian Yogyakarta di Era Transisi

Abdul Wachid B.S.
mathorisliterature.blogspot.com

1. Pengantar : Persada Studi Klub, Era Transisi, Perpuisian Yogya 1980-an

Pengertian “di era transisi” sangatlah sosiologis, yakni masa peralihan, pancaroba. Namun, peralihan dari apa ke apa, dan dalam konteks apa? Dalam konteks kebudayaan pengertian “transisi” sangatlah kompleks. Dalam konteks politik, boleh jadi, hal itu dikaitkan dengan pergantian rejim dari Soeharto ke B.J. Habibie, dan berakhir dengan Pemilu yang di sepanjang sejarah Indonesia paling demokratis yaitu dengan terpilihnya K.H. Abdurrahman Wahid sebagai presiden RI ke-4. Continue reading “Perpuisian Yogyakarta di Era Transisi”

SASTRA PEMULUNG !

Berhentilah membodohi masyarakat

Abdul Wachid B.S.
kr.co.id

ADA beberapa hal penyebab hidup bersastra dan karya sastra di Yogya terasa tidak sehat. Hal ini jika dibandingkan berdasar romantisme sejarah, Yogya barometer sastra Indonesia. Penyebabnya dalam dua pemaknaan, pertama, memaknainya dari aspek lingkungan yang menghidupi karya sastra, tempat sastrawan hidup bersentuhan dengan komunitas dan masyarakatnya, lalu menuliskannya dalam sastra; kedua, memaknainya dari aspek karya sastra itu sendiri. Continue reading “SASTRA PEMULUNG !”

Bahasa »