Aksi Panggung para Penyair Nusantara

Ahmadun Yosi Herfanda
Republika, 10 Juni 2007

ADA yang mengaum, ada yang beteriak, ada yang merintih, ada yang membanting kursi, ada yang berdendang, ada yang membawa jaelangkung, ada yang cool-cool saja. Begitulah aksi panggung para ‘penyair Nusantara’ dalam perhelatan Pesta Penyair Indonesia, Sempena The 1st Medan International Poetry Gathering, di Medan, 25-28 Mei 2007 lalu. Continue reading “Aksi Panggung para Penyair Nusantara”

Sastra, Planet Senen, dan Potret Buram Bangsa

Ahmadun Yosi Herfanda *
Republika, 7 Sep 2008

MESKI bergerak ke arah perbaikan, negeri ini masih banyak menyisakan potret buram. Dan, itulah yang disorot oleh sastrawan Taufiq Ismail pada orasi sastranya dalam acara Nongkrong Sastra dan Musik Merdeka di plasa Gelanggang Remaja Jakarta Pusat, di Planet Senen, Jumat, 29 Agustus 2008, yang lalu. Continue reading “Sastra, Planet Senen, dan Potret Buram Bangsa”

Souvenir Fiksi Islami

Ahmadun Yosi Herfanda
Republika 19 Agus 2007

Suatu hari, pada tahun 2003, saya menerima buku kumpulan cerpen 20 Tahun Cinta. Saat itu, saya merasa gembira sekaligus terkesima. Buku kumpulan cerpen terbitan Senayan Abadi Publishing itu tidak hanya dikemas secara elegan dengan desain grafis yang cantik, tapi juga memuat cerpen-cerpen karya para cerpenis ternama yang beberapa di antaranya dikenal sebagai penulis buku-buku bestseller. Continue reading “Souvenir Fiksi Islami”

Buku, Ombak, dan Laut

Ahmadun Yosi Herfanda*
Republika, 28 Des 2008

DI sekitar peringatan empat tahun bencana tsunami yang melanda Aceh dan sekitarnya (28 Desember), beberapa buku tentang laut dan ombak diluncurkan. Ada buku yang secara khusus mengangkat bencana tsunami Aceh. Ada pula yang membahas laut sebagai sumber daya alam yang sangat kaya dan belum dikelola secara maksimal. Continue reading “Buku, Ombak, dan Laut”

Bahasa ยป