Ahmadun Yosi Herfanda
arsip.net/Republika
Penyair Sutardji Calzoum Bachri adalah maestro perpuisian Indonesia. Sapardi Djoko Damono menempatkannya sebagai ‘mata kiri’ — untuk menyandingkannya dengan Cahiril Anwar yang disebut sebagai ‘mata kanan’ — kesusatraan Indonesia.
Tetapi, Sutardji, dengan nada guyon pernah menyebut dirinya sebagai ‘presiden penyair Indonesia’. Dan, sebutan itu melekat hingga sekarang. “Ketika Sutardji menyebut dirinya ‘presiden penyair’ sebenarnya hanya guyon, tapi julukan itu populer hingga sekarang,” kata Rendra, suatu hari. Continue reading “Pekan Presiden Penyair: Mengapresiasi Sang Maestro”
