Pekan Presiden Penyair: Mengapresiasi Sang Maestro

Ahmadun Yosi Herfanda
arsip.net/Republika

Penyair Sutardji Calzoum Bachri adalah maestro perpuisian Indonesia. Sapardi Djoko Damono menempatkannya sebagai ‘mata kiri’ — untuk menyandingkannya dengan Cahiril Anwar yang disebut sebagai ‘mata kanan’ — kesusatraan Indonesia.

Tetapi, Sutardji, dengan nada guyon pernah menyebut dirinya sebagai ‘presiden penyair Indonesia’. Dan, sebutan itu melekat hingga sekarang. “Ketika Sutardji menyebut dirinya ‘presiden penyair’ sebenarnya hanya guyon, tapi julukan itu populer hingga sekarang,” kata Rendra, suatu hari. Continue reading “Pekan Presiden Penyair: Mengapresiasi Sang Maestro”

Sajak Sutardji dalam Pilihan Dua Menteri

Sedalam-dalam sajak takkan mampu menampung air mata bangsa

Ahmadun Yosi Herfanda
Republika, 12 Agu 2007

Baris pertama sajak Jembatan karya Sutardji Calzoum Bachri di atas mengisyaratkan duka bangsa yang begitu dalam. Di mata Presiden Penyair Indonesia itu, bangsa ini sedang sangat menderita akibat orientasi pembangunan yang justru memperlebar kesenjangan sosial, dan membuahkan krisis ekonomi yang hingga kini masih menyisakan banyak air mata. Continue reading “Sajak Sutardji dalam Pilihan Dua Menteri”

Sastra, Abdul Hadi WM, dan Fenomena Puisi Sufistik

Ahmadun Yosi Herfanda *
infoanda.com/Republika

Dalam bahasa A Teeuw, karya sastra tidak pernah lahir dari ruang kosong — selalu ada teks-teks lain yang ikut mempengaruhi proses kelahiran dan ikut mewarnai karakternya. Dalam kasus sajak Abdul Hadi tersebut di atas, teks-teks yang mempengaruhinya adalah konsep-konsep tentang tasawuf. Continue reading “Sastra, Abdul Hadi WM, dan Fenomena Puisi Sufistik”

Sastra, Abdul Hadi WM, dan Orientasi Penciptaan

Ahmadun Yosi Herfanda *
infoanda.com/Republika

Peran dan keberadaan (eksistensi) Abdul Hadi WM dalam sastra Indonesia sangat paradigmatik. Dia tidak hanya muncul sebagai penyair dan sastrawan ternama, tapi juga membawa konsep estetika penting — puitika sufistik — yang cukup berpengaruh pada perkembangan kesastraan Indonesia pada masanya dan masa sesudahnya. Continue reading “Sastra, Abdul Hadi WM, dan Orientasi Penciptaan”

Bahasa ยป