Dongeng Kegelapan

A.S. Laksana
http://www.jawapos.co.id/

Dari dongeng anak-anak, Anda bisa belajar tentang banyak hal yang tidak terjadi di dunia orang dewasa. Berkaitan dengan kekuasaan, misalnya, kita disuguhi cerita mengenai singgasana raja yang di atasnya tergantung sebilah pedang telanjang. Pedang tersebut hanya diikat oleh seutas benang tipis yang akan putus jika sang raja memperlakukan kekuasaannya secara berangasan. ”Paduka harus bertindak adil. Benang itu akan putus dan pedang akan membabat leher Paduka jika Paduka bertindak ugal-ugalan di atas singgasana,” kata penasihat kerajaan. Continue reading “Dongeng Kegelapan”

Ganyang-mengganyang

A.S. Laksana*
http://www.jawapos.com/

When you got nothing, you got nothing to lose.- Bob Dylan

MUNGKIN kita diam-diam memiliki baya?ngan yang bersifat kuliner tentang Malaysia; mung?kin negeri jiran itu tampak di mata kita se?bagai seekor kambing muda –atau cempe me?nurut lidah orang Jawa– sehingga setiap kali kita terganggu oleh tabiatnya kita buru-bu?ru ingin mengganyangnya. Niat pertama untuk mengganyang si cempe muncul tahun 1963 dan di?suarakan sendiri oleh Presiden Soekarno da?lam cara yang, tentu saja, sangat menggelora. Continue reading “Ganyang-mengganyang”

Imajinasi

A.S. Laksana*
http://www.jawapos.com/

Kalau Anda tidak memiliki ilmu Nabi Khidir, yakni membaca apa yang akan terjadi besok atau bertahun-tahun kelak, maka salah satu yang bisa Anda lakukan pada saat ini adalah berlapang dada. Maksud saya, dada Anda harus sungguh-sungguh lapang untuk mendengar, melihat, atau menghadapi segala kemungkinan; lidah Anda harus dijaga; pikiran Anda harus dipelihara agar tetap bugar.

Selanjutnya, jika Anda memiliki anak yang masih bersekolah, jaga ia baik-baik dan doakan semoga gedung sekolah tidak roboh menimpanya. Doa Anda sangat diperlukan oleh anak Anda, sebab gedung sekolah mudah roboh. Continue reading “Imajinasi”

Malam Saweran

AS Laksana
http://suaramerdeka.com/

AKU sepakat bahwa laporan bersambung itu terasa mengada-ada. Setidak-tidaknya, ia terasa sebagai upaya berlebihan dari penulisnya untuk membuatmu putus asa mengikuti sepak terkam orang-orang yang gemar menyelinap di tengah malam. Wartawan itu memang menulis dalam gaya yang samar; ia menceritakan tabiat sejumlah orang tanpa menyodorkan petunjuk yang memungkinkanmu menerka siapa saja sesungguhnya yang sedang ia ceritakan dan di mana kejadiannya berlangsung. Continue reading “Malam Saweran”

Seto Menulis Peri, Pelangi, dan Para Putri

A.S. Laksana
http://www.jawapos.com/

Pada suatu hari, ketika segala hal menjadi terang, dan begitu pun matamu, kau bisa mendapati seorang mayor bertingkah mencurigakan di rumahnya sendiri. Di rumah mayor itu Seto pernah datang sebagai juru selamat; ia membebaskan seorang berandal tanggung, anak si Mayor, dari keroyokan para bajingan depan losmen gara-gara urusan perempuan. ”Tinggallah di sini,” kata Pak Mayor ketika Seto mengantar pulang si anak yang lebam. Continue reading “Seto Menulis Peri, Pelangi, dan Para Putri”