Mari Berpuasa dan Menjadi Sakti

A.S. Laksana *
jawapos.co.id

Dalam setiap upaya orang untuk menjadi sakti, lazimnya ada ritual puasa di dalamnya, mungkin 40 hari atau 40 tahun, terserah aturan yang ditetapkan oleh sang guru. Tentu saja itu puasa yang jenisnya berbeda dari puasa Ramadan, tetapi bagaimanapun tetap bisa disebut puasa. Dan beberapa orang benar-benar menjadi sakti dengan menjalani laku semacam itu, berpuasa dan berpantang dalam sejumlah hal. Kalaupun tidak bisa menjadi resi, setidaknya ia bisa menyenggol pundak orang dan mendapatkan seluruh isi dompet orang yang disenggol. Saya kira itu kecakapan yang bahkan bisa didapatkan tanpa Anda melakukan puasa sama sekali. Continue reading “Mari Berpuasa dan Menjadi Sakti”

Reality Show di Seputar Presiden

A.S. Laksana *
jawapos.com

Sekarang mari kita membicarakan televisi secara sungguh-sungguh. Ini dunia yang menarik, penuh tepuk tangan, dan mungkin tidak sedikit orang yang ingin terlibat dan terlihat di layar televisi. Jika menyukai tepuk tangan, Anda bisa bergabung ke sana. Atau, Anda ingin menjadi pemandu acara di stasiun televisi? Ada panduan bagus yang ditulis Umberto Eco tentang bagaimana menjadi host televisi. Continue reading “Reality Show di Seputar Presiden”

Pertanyaan Tahun Ini: Kapan PSSI?

A.S. Laksana *
jawapos.co.id

KONON Albert Camus pernah ditanya oleh salah seorang temannya, Charles Poncet, mana yang lebih ia suka, sepak bola atau teater, dan ia menjawab, ”Sudah pasti sepak bola.”

Peraih Nobel Sastra 1957 itu lahir dari keluarga miskin di Aljazair. Di masa kanak-kanaknya, ia memainkan sepak bola dalam cara yang serupa dengan anak-anak lain di wilayah kumuh belahan dunia mana pun: di jalanan. Tetapi ia tidak banyak berlari. Continue reading “Pertanyaan Tahun Ini: Kapan PSSI?”

Dana Aspirasi, Inovasi Asli Indonesia

A.S. Laksana
jawapos.co.id

ORANG-orang DPR pusat baru saja menawarkan sebuah usulan yang oleh sejumlah kalangan dinilai sungguh tidak masuk akal: mereka meminta pemerintah menyediakan dana aspirasi Rp 15 miliar per orang untuk dialokasikan ke daerah pemilihan mereka masing-masing. Sejumlah kalangan, dalam kecepatan menanggapi yang sebanding dengan performa unit reaksi cepat, segera merespons usulan itu dengan menyuarakan penolakan mereka. Continue reading “Dana Aspirasi, Inovasi Asli Indonesia”

Bahasa ยป