A.S. Laksana *
jawapos.co.id
Dalam setiap upaya orang untuk menjadi sakti, lazimnya ada ritual puasa di dalamnya, mungkin 40 hari atau 40 tahun, terserah aturan yang ditetapkan oleh sang guru. Tentu saja itu puasa yang jenisnya berbeda dari puasa Ramadan, tetapi bagaimanapun tetap bisa disebut puasa. Dan beberapa orang benar-benar menjadi sakti dengan menjalani laku semacam itu, berpuasa dan berpantang dalam sejumlah hal. Kalaupun tidak bisa menjadi resi, setidaknya ia bisa menyenggol pundak orang dan mendapatkan seluruh isi dompet orang yang disenggol. Saya kira itu kecakapan yang bahkan bisa didapatkan tanpa Anda melakukan puasa sama sekali. Continue reading “Mari Berpuasa dan Menjadi Sakti”
