Ajip Rosidi *
Pikiran Rakyat, 2 Jan 2010
Peranan pers dalam pengembangan bahasa Melayu menjadi bahasa nasional Indonesia telah diakui. Para pemuda dari berbagai daerah yang menghadiri Kerapatan Pemuda pada 28 Oktober 1928 dengan gampang menerima isi Sumpah Pemuda diktum yang ketiga, yaitu ”menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia”, antaranya karena pada waktu itu bahasa Melayu lingua franca (yang diganti namanya menjadi ”bahasa Indonesia”) digunakan dalam pers nasional secara luas. Continue reading “Peranan Pers Dalam Pengembangan Bahasa”
