BALADA NILAKANDI
I
Dan pagi pun resik. Menala bakti rumesik
dalam tayung-tayungan kelana
Kuhamparkan tembang anclum. Tembang alum
lamun warna bumiku tambah ungu Continue reading “Balada-Balada, Suryanto Sastroatmodjo”
BALADA NILAKANDI
I
Dan pagi pun resik. Menala bakti rumesik
dalam tayung-tayungan kelana
Kuhamparkan tembang anclum. Tembang alum
lamun warna bumiku tambah ungu Continue reading “Balada-Balada, Suryanto Sastroatmodjo”
Nurel Javissyarqi
http://pustakapujangga.com/?p=99
(I) Pada ketinggian uap di bawah naungan cahaya,
ruang penuh butiran embun berjatuhan ke muka samudera;
sebelum ombak renung melambai ke tlatah akhir jamannya.
(II) Datang waktunya, ia bersila di pusaran air mata air,
tiada kecipak, hanya bayu pemilik waktu menyisir permukaan. Continue reading “BALADA TAKDIR TERLALU DINI”
BALADA BIANGLALA
I
Tarian tanah gamping di celup suntukku
O, derap kajian ufuk
Menjenguk setugal malam. Pelatuk sangsi ke situ
Dan adalah rengkuhan pundak
Malahan ada yang silam berkepundan
pabila bukit boyong ke pedalaman
dan para dalang, mengulir blencong Continue reading “Balada-Balada, Suryanto Sastroatmodjo”
Nurel Javissyarqi*
http://pustakapujangga.com/?p=105
(I) Ketika genta mengalun ke lembah-lembah jiwa;
pohon akasia, trembesi, mahoni dan jati,
menyatukan irama seuntaian sembahyang.
Gegaslah kekasih, sebelum prahara menumbangkan seluruh. Continue reading “BALADA BUNGA TERATAI”
Nurel Javissyarqi*
http://pustakapujangga.com/?p=102
(I) Inilah kata-kata si gila,
mengandung sembilan bulan kenangan;
hidup-mati berkali-kali sungsang,
kepala separuh dingin malaikat, sebelah kiri dunia nyata.
Kapal kegelisahan terpontang-panting
selaksa mengarungi cakrawala tanpa warna,
gentayangan di tengah prahara; Continue reading “BALADA SI GILA MENYAPAMU”