Tentang Buka-buka Baju Itu

Bambang Bujono
Majalah Horison, Nomor 2 tahun XI, Peb 1976

Tanggapan atas kecaman Gubernur Ali Sadikin tentang adegan telanjang yang dilontarkan dalam memberi sambutan penutupan “Festival Desember” 10 Januari yang lalu, datang dari berbagai pihak. Tulisan-tulisan Indonesia O’ Gelelano(IOG), Virga Belan (VB), Ras Siregar (RS), S. Rahardjo Rais (SRR) dan beberapa lagi ternyata menarik: tulisan-tulisan ini tak hanya berbicara perkara “buka baju” saja, namun ada juga yang lain. Continue reading “Tentang Buka-buka Baju Itu”

Raden Saleh Antikolonial?

Bambang Bujono
tempointeraktif.com

Lukisan-lukisan Raden Saleh, Ekspresi Antikolonial Penulis: I Ketut Winaya Penyunting: M. Agus Burhan, Pudentia Penerbit: Galeri Nasional Indonesia, 2007, 161+IX halaman

Raden Saleh, orang Terbaya, Jawa Tengah, itu selayaknya dikenang sebagai putra Indonesia yang sukses mencapai kebesaran dalam seni rupa sebagaimana dalam ilmu pengetahuan. Namun sekaligus perlu ditegaskan bahwa ia bukanlah seorang nasionalis, seorang yang revolusioner, atau seorang yang radikal. Ia seorang yang sangat tradisionalis, yang menerima struktur kolonial yang berlaku di tanah airnya, membayangkan dirinya punya peran yang lain daripada yang lain, sebagai pelukis kerajaan Belanda, “Djoeroegambar dari Sri Padoeka Kandjeng Radja Wollanda.” Continue reading “Raden Saleh Antikolonial?”