Bantahan Keras Sejarah Gerwani

Buku Politik Seksual di Indonesia Pascakejatuhan PKI
Bandung Mawardi
http://suaramerdeka.com/

SEJARAH Indonesia adalah sejarah pelik. Kontroversi dalam penulisan sejarah kerap membuat publik bingung untuk mendapati kebenaran karena perbedaan versi. Sejarah menjadi lahan untuk manipulasi dan peraihan legitimasi. Penguasa memiliki andil karena memerlukan sejarah sebagai topangan kekuasaan. Publik pun mafhum sejarah negeri identik dengan sejarah versi penguasa. Sejarah mirip paket indoktrinasi atas nama pengawetan kekuasaan dan penaklukan agar tak ada resistensi atau subversi. Continue reading “Bantahan Keras Sejarah Gerwani”

Populisme Dr Cipto Mangunkusumo “Si Kromo”

Bandung Mawardi
Kompas, 12 Feb 2011

CIPTO Mangunkusumo dengan gairah melafalkan petikan puisi dari F Van Eeden: Semua manusia punya nama / tetapi semua bernama satu / Semua bernama ”aku”…. Aku adalah semua manusia.

Puisi itu dibacakan Cipto ketika dibuang ke negeri Belanda. Di sana, ia terus mengabarkan dan mengobarkan nasionalisme bersama Indische Vereeniging. Ia dijuluki Mirabeau. Continue reading “Populisme Dr Cipto Mangunkusumo “Si Kromo””

Martabat Puisi dan Gairah Hidup

Bandung Mawardi *
http://www.lampungpost.com/

PENCETUS teori evolusi, Charles Darwin, pengarang On the Origin of Species, pernah memiliki masa intim dengan puisi. Pergaulan ini memberi tanda atas ajakan dalam gelimang makna kehidupan, kendati dunia modern disibukkan dengan pemujaan sains, pemujaan dengan konsekuensi menjauhkan manusia dari kehidupan. Darwin dalam otobiografi, suntingan Nora Barlow (1958), memberi kisah kecil intimitas diri dengan puisi: “Sampai umur tiga puluh tahun atau lebih, puisi dalam segala bentuk … memberiku kenikmatan besar.” Continue reading “Martabat Puisi dan Gairah Hidup”

Pawon: Obrolan Kecil dan Biografi yang Bersambung

Bandung Mawardi
http://pawonsastra.blogspot.com/

Obrolan kecil itu terjadi pada akhir tahun 2oo6. Gairah sastra jadi alasan kuat untuk membicarakan persoalan media publikasi sastra. Solo yang terlupa dan luput dalam pembicaraan sastra mesti memainkan peran tersendiri. Optimisme dan arogansi ada dengan ancangan yang biasa dan pamrih besar. Sastra Solo memiliki sekian kemungkinan yang harus dibaca dan diperhatikan dengan kritis. Sejarah sastra Solo menyimpan biografi-biografi penting mengenai pengarang, peristiwa, dan media. Sejarah itu bukan sekadar jadi bayang-bayang yang samar. Sejarah itu diucapkan kembali bukan sebagai masa lalu tapi interpretasi mutakhir yang membutuhkan komitmen dan kerja. Continue reading “Pawon: Obrolan Kecil dan Biografi yang Bersambung”