Posted by PuJa on November 30, 2008
Bernando J Sujibto http://darisebuahsudut.blogspot.com/ Tidak salah jika hidup memburu kedamaian. Meskipun sesulit apapun bentuknya, damai selalu menjadi tujuan hidup terakhir kita. Namun sejalan dengan itu pula, damai seolah menjadi utopis, sebuah konstruksi yang tidak pernah tercapai. Entah dimana kelak kita menemukan nilai damai (peace) itu?
Filed under: Esai
Posted by PuJa on November 25, 2008
Bernando J. Sujibto http://darisebuahsudut.blogspot.com/ Benar. Negara ini memang butuh pemuda untuk maju dan sehat dalam setiap mekanisme yang dijalaninya. Saya bukan hendak mengatakan kalau pemimpin masa depan Indonesia harus di tangan generasi muda. Tapi yang jelas spirit muda di tubuh yang muda pula akan cepat dirasakan perubahannya dalam setiap denyut kehidupan ini. Hal itu tidak [...]
Filed under: Canting, Esai
Posted by PuJa on October 15, 2008
Bernando J. Sujibto (saya merasa bingung ketika hendak menuliskan catatan ini harus menggunakan judul bahasa Inggris. Apalagi bulan dan tahun ini adalah bulan dan tahun kebangkitan ke-Indonesia-an. Semua ini seperti menekan saya. Namun saya merasa bahasa Indonesia (tetap) kurang mumpuni. Saya tidak tahu kenapa demikian. Mungkin kalau terpaksa di-Indonesia-kan menjadi ‘menulislah untuk tulisan [itu sendiri]‘…).
Filed under: Canting
Posted by PuJa on October 6, 2008
Bernando J. Sujibto ”Jika Tuan Kennedy tidak senang sosialisme, kami juga tidak senang dengan imprealisme, dengan kapitalisme! (Fidel Castro, 1961) Akhir-akhir ini saya tiba-tiba merindukan sosok macam Castro. Entah kenapa kerinduan kepada sosok yang satu ini begitu garang, terutama di tengah kondisi sosial-ekonomi bangsa dan negara kita yang semakin ’lancip’ ini. Saya selalu berpikir bagaimana [...]
Filed under: Esai
Posted by PuJa on September 29, 2008
Bernando J. Sujibto Bagi yang terikat Merpati pasti lebih jinak Memang bukan hanya sekedar ketepatan, ataupun ketidaksengajaan yang sia-sia belaka, jika akhirnya saya dan beberapa teman (Ira, Sukma, Imam, Roman, Lanceng, Joko, Yoso, Thendra, dan Koto) bisa bertandang ke tanah Minangkabau, khususnya di daerah Pesisir Barat pulau Sumatera, tempat Raudal TB, Indrian Koto, dan Riki [...]
Filed under: Canting
Posted by PuJa on September 26, 2008
Bernando J. Sujibto SASTRA humanistik yang berakar kepada konteks kehidupan akar rumput, sebuah upaya berkesenian yang kembali kepada fitrahnya (baca: littérature engagée), meminjam istilah Jean-Paul Sartre (Paris, 21 Juni 1905 – id. 15 April 1980), sastrawan eksistensialis Prancis, akan dengan mudah ditemukan dalam diri sosok sastrawan-novelis Y.B. Mangunwijaya.
Filed under: Canting
Posted by PuJa on August 13, 2008
Bernando J. Sujibto http://darisebuahsudut.blogspot.com/ (Mas Hudan, semoga kau menemukan blog sudut kecil ini. Saya menuliskan setelah kita sempar ketemu di Rumah KUTUB, duiskusi, nyracau, gila, dan asyik. Setelah itu kau meninggalkan satu buku Nabi Tanpa Wahyu, suatu himpunan esai yang telah membuat sengkau menjadi buah bibir orang-orang, jadi kontroversi. Saya bersyukur di kancah kesusastraan Indonesia [...]
Filed under: Esai