Puisi-Puisi Bustan Basir Maras

Pada Bola Matamu, Gadis Rembulan

Tak kutahu darimana datangmu
hai, gadis rembulan. Tiba-tiba saja,
di antara sesap senyap malam, kutemukan dirimu.

Pada bola matamu kulihat cinta
bermekaran bagai kupu-kupu kuning kemilau, menyeruak,
menyilaukan mata, mata hatiku. Oh, gadis rembulan
inikah lagi yang namanya cinta yang kau tuangkan
ke dalam cangkir dan gelas-gelas dahaga hidupku? Continue reading “Puisi-Puisi Bustan Basir Maras”