Pemerintah Telantarkan Komisi Indonesia-Jerman

Jamal D Rahman*
Media Indonesia, 21 Feb 2008

PEMERINTAH Indonesia menelantarkan Komisi Indonesia-Jerman untuk Bahasa dan Sastra. Komisi itu praktis tidak menghasilkan apa-apa, kecuali sedikit hal yang tidak berarti dilihat dari tujuan dibentuknya komisi tersebut. Keberadaan Komisi itu kini tidak jelas, bahkan secara de facto sudah mati. Padahal, komisi itu dibentuk pemerintah RI bersama pemerintah Jerman. Bagaimana mungkin pemerintah menelantarkan lembaga yang dibentuknya sendiri dan membiarkannya mati? Continue reading “Pemerintah Telantarkan Komisi Indonesia-Jerman”

Bahasa dan Kemanusiaan

P Ari Subagyo*
Kompas, 23 Feb 2008

”FAR from being a field reserved for analysis by specialists, languages lie at the heart of all social, economic and cultural life. That is the meaning of the slogan launched by UNESCO for the International Year of Languages: Languages matter!” ucap Dirjen UNESCO Koïchiro Matsuura dalam pesan khusus untuk International Mother Language Day 2008. Continue reading “Bahasa dan Kemanusiaan”

Menulis untuk Eksplorasi Isu

Burhanuddin Bella
Republika, 24 Feb 2008

QAISRA Shahraz melakukan tur ke Indonesia untuk novel Perempuan Terluka dan riset tentang Muslimah.

Qaisra Shahraz mempunyai pengandaian. Novelis Inggris kelahiran Pakistan ini menggambarkan proses menulis sama halnya dengan proses melahirkan. ”I much liken the creative writing process to the cycle of motherhood,” tutur perempuan yang beremigrasi bersama keluarga ke Inggris sejak usia 9 tahun itu. Continue reading “Menulis untuk Eksplorasi Isu”

Tan Malaka dan “Brief Encounter” 1946

Rosihan Anwar *
Suara Pembaruan, 27 Feb 2008

Brief Encounter” (Perjumpaan Singkat) adalah judul film Inggris pada 1940-an yang menggambarkan kisah roman dan pertemuan sebentar antara seorang perwira Amerika dan seorang gadis Inggris di London. Brief encounter saya dengan Pahlawan Nasional Tan Malaka adalah suatu pertemuan pertama dan terakhir, terjadi di Kota Solo pada Februari 1946, tatkala didirikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Continue reading “Tan Malaka dan “Brief Encounter” 1946″

Bahasa »