Sorge Bahasa

Edi AH Iyubenu *
Jawa Pos, 16 Des 2018

Gus Dur disowani orang Madura dan anaknya. Gus Dur bertanya, “Sampean siapa namanya?”

Tamu itu menjawab, “Mad Ruslan, Gus.”

“Mad Ruslan. Lengkapi ya, jadi Muhammad Ruslan. Kalau anaknya ini, siapa namanya?”

“Mad Yunus, Gus.” Continue reading “Sorge Bahasa”

Sastra Kalimantan Barat Era Kekinian

Musfeptial Musa *
insidepontianak.com, 5 Mei 2020

Perkembangan sastra di Kalimantan Barat tidak dapat dipisahkan dengan sastra lama, di daerah ini telah lama tumbuh dan berkembang sastra dalam bentuk lisan. Sastra lisan telah menjadi tradisi bagi masyarakat sejak beberapa abad silam. Tradisi lisan telah mengakar dalam kehidupan masyarakat. Hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat masa lampau selalu berkaitan erat dengan tradisi lisan. Baik aktivitas keseharian maupun aktivitas kepercayaan. Continue reading “Sastra Kalimantan Barat Era Kekinian”

Sastra Lisan Dayak Golik

Hari Purwiati *
insidepontianak.com, 29 Mei 2020

Sebagai bagian kebudayaan yang pernah hidup dan berkembang di tengah-tengah kehidupan masyarakat, sastra lisan mempunyai fungsi dan kedudukan di kehidupan masyarakat penuturnya, seperti sebagai sarana penghibur, sarana pendidikan, dan sarana komunikasi. Bahkan, (Syahril, 2018:92) menjelaskan bahwa karya sastra baik lisan maupun tulisan tentunya mengandung ajaran, pesan, dan aturan yang terjadi dan berkembang serta berlaku pada masyarakat tersebut. Seiring kemajuan dan perkembangan zaman, terjadi pula perubahan di tengah masyarakat, tidak terkecuali masyarakat Dayak dan Melayu Kalimantan Barat. Perubahan ini berakibat pula perubahan pada keberadaan cerita rakyat di tengah masyarakat pendukungnya. Continue reading “Sastra Lisan Dayak Golik”