Peperangan boemipoetra VS TUK ‘Tak Kunjung Padam

El Dhamar Waja Bahureksa

Sudah terlalu lama tidak menulis dan membuat sekumpulan kertas kerja membuat saya canggung untuk memilih perbendaharaan bahasa yang sungguh teramat sedikit. Kebingungan itu, terpaksa saja saya tepiskan mengingat seorang kawan tiba-tiba berkunjung dengan gaya yang masih sama dengan bertahun lalu. Kunjungan pertama tidak membicarakan hal-hal penting selain menjadi reuni keluarga yang seolah diberantakkan oleh peperangan. Kunjungan kedua, yang konon sekedar “mampir” dari perjalanan pemuasan hasrat. Continue reading “Peperangan boemipoetra VS TUK ‘Tak Kunjung Padam”

Slamet Riyanto dan Karakter Anak Bangsa

Irene Sarwindaningrum
Kompas, 12 Des 2008

BELAJAR bahasa asing tak berarti menjadi orang asing. Prinsip inilah yang mendasari niat Slamet Riyanto menyadur dongeng di Nusantara ke dalam bahasa Inggris. Dari balik barisan perbukitan, guru Bahasa Inggris SMA Negeri 2 Wonosari, Gunung Kidul, DI Yogyakarta, ini berusaha menjaga anak bangsa agar tak menjadi asing terhadap budaya sendiri. Continue reading “Slamet Riyanto dan Karakter Anak Bangsa”

Pelukis Salim (1908-2008)

Ajip Rosidi *
Pikiran Rakyat,13 Des 2008

PADA 2 September 2008 dibuka pameran lukisan Salim di Galeri Nasional, Jakarta, sebagai penghormatan kepada pelukis kita yang seumur hidupnya di Eropa, terutama Paris yang bertepatan dengan usianya genap 100 tahun pada 3 September. Dia dilahirkan di suatu daerah di Sumatra Timur, dekat Medan, pada 3 September 1908. Tidak sampai sebulan setengah kemudian, 13 Oktober 2008, Salim meninggal dunia di Paris. Continue reading “Pelukis Salim (1908-2008)”

Maryamah Karpov yang Ditunggu-tunggu Itu

Susie Evidia
Republika, 14 Des 2008

GAYA mengejek diri sendiri ini kelebihan Andrea yang sulit ditemukan di novel karya lain.

Para penggemar Laskar Pelangi kini bernapas lega. Novel tetralogi Laskar Pelangi terakhir, Maryamah Karpov, telah diluncurkan akhir November lalu (28/11) di Jakarta. Toko buku MP Book Point sebagai lokasi peluncuran dipadati pengunjung: Anak-anak, remaja, hingga orang tua. Mereka tidak hanya menyaksikan langsung kehadiran penulisnya, Andrea Hirata, tetapi juga membeli buku, dan ingin mendapat bubuhan tanda tangan penulisnya. Continue reading “Maryamah Karpov yang Ditunggu-tunggu Itu”

Sekadar “Upacara dan Pertunjukan”?

Putu Wijaya*
Kompas, 19 Des 2008

KONGRES Kebudayaan Indonesia 2008 diam-diam berlangsung di Bogor pada 10-12 Desember. Peristiwa yang dicanangkan berlangsung lima tahun sekali itu nyaris tanpa publikasi, baik sebelum maupun sesudahnya. Mungkin karena sudah begitu banyak hal sama-sama bergema sehingga kita semua sudah pekak dan kebal. Atau, peristiwa kebudayaan kembali terbukti bukan sesuatu yang penting di negeri ini. Continue reading “Sekadar “Upacara dan Pertunjukan”?”

Bahasa »