Ardus M Sawega
Kompas, 11 Maret 2011
BERMULA dari obsesi untuk memberikan alternatif agar anaknya tak hanya terbuai tokoh hero asing di televisi, seperti Naruto, One Piece, dan Avatar. ”Kita juga punya pahlawan atau patriot yang selalu menang melawan musuh dan punya jurus-jurus sakti tak kalah dibandingkan Naruto dan yang lain itu,” kata Pitoyo Amrih. Maka, lahirlah novel-novel wayang dari tangannya. Continue reading “Pitoyo Amrih: Novel Wayang Membangun Bangsa”
