Pitoyo Amrih: Novel Wayang Membangun Bangsa

Ardus M Sawega
Kompas, 11 Maret 2011

BERMULA dari obsesi untuk memberikan alternatif agar anaknya tak hanya terbuai tokoh hero asing di televisi, seperti Naruto, One Piece, dan Avatar. ”Kita juga punya pahlawan atau patriot yang selalu menang melawan musuh dan punya jurus-jurus sakti tak kalah dibandingkan Naruto dan yang lain itu,” kata Pitoyo Amrih. Maka, lahirlah novel-novel wayang dari tangannya. Continue reading “Pitoyo Amrih: Novel Wayang Membangun Bangsa”

Keelokan Loksado

Raudal Tanjung Banua
suaramerdeka.com

Jika ingin merasakan segala kebaikan alam, datanglah ke Loksado, pemukiman masyarakat Dayak-Meratus di hulu Sungai Amandit, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan. Selain alamnya yang asri, di sana juga terdapat rumah panjang suku Dayak (Balai Malaris), air terjun Haratai, Danau Bangkau, Bukit Kantawan dan pemandian air panas Tanuhi. Continue reading “Keelokan Loksado”

Maqam Siti dalam Surabaya

Yesi Devisa*

Bung Tomo dan Siti Surabaya yang Bonek, mampir dan curhat di bumi arema? Ini yang tengah terjadi pada hari Jum’at, tepatnya pada tanggal 25 Februari pukul 14.00 WIB di Laboratorium Drama Fakultas Sastra UM. Di sana, “Bung Tomo dan istri” mengawali pentas dengan acara curhat. Lelucon-lelucon khas Surabaya tak henti mereka suguhkan. Tak ada bentrok atau tawuran, malah yang ada adalah suasana akrab bersahabat dengan Acara dilanjutkan pada acara inti dengan sedikit lebih serius; Continue reading “Maqam Siti dalam Surabaya”

Obituari: Jarkasi dan Kematian yang Indah (1960-2010)

Sainul Hermawan
http://www.radarbanjarmasin.co.id/

Saya memang baru lima tahun mengenalnya karena sebagai rekan kerja di kampus. Tetapi rasanya ia seperti sahabat dari masa silam yang lama. Perkenalan kami berada dalam pusaran relativitas waktu. Beliaulah yang secara sukarela membuka tabir tentang budaya Banjar.

Saya masih ingat kata-katanya saat itu, “Pelajari saja saya kalau ingin mengenal dan memahami budaya Banjar.” Kesan yang saya tangkap saat itu dari pengakuan blak-blakannya adalah bahwa orang Banjar manusia biasa, yang memiliki keistimewaan dan kekurangan. Continue reading “Obituari: Jarkasi dan Kematian yang Indah (1960-2010)”

Bahasa »