Repertoar Kontemporer Opera Tan Malaka

Ismi Wahid
http://www.tempointeraktif.com/

Dalam opera, tak hanya naskah yang dipentingkan. Musik juga menempati posisi sejajar dengan alur cerita. Begitu pula opera esai Tan Malaka, yang dipentaskan perdana di Teater Kecil Salihara, Pasar Minggu, Jakarta, kemarin malam. Pergelaran ini masih akan dimainkan hingga esok malam sebagai penampilan pamungkas Festival Salihara Ketiga, Bianglala Seni Urban. Continue reading “Repertoar Kontemporer Opera Tan Malaka”

Teater Satu Tampil di Art Summit

Jodhi Yudono
http://oase.kompas.com/

Teater Satu Lampung terpilih mewakili Indonesia untuk mementaskan karya mereka dalam ajang Art Summit VI pada Oktober 2010 di Jakarta.

Manager Pertunjukan Teater Satu Lampung Imas Sobariah, di Bandarlampung, Rabu, mengungkapkan Teater Satu akan tampil membawakan naskah “Kisah-kisah yang Mengingatkan” karya Iswadi Pratama, dan mendapatkan jadwal pementasan pada 11-12 Oktober 2010. Continue reading “Teater Satu Tampil di Art Summit”

Ann dan Saya: Sebuah Perjumpaan

Abdul Aziz Rasjid

Sepanjang pementasan dari dua kelompok teater yang semalam saya tonton di gedung KORPRI Purwokerto dalam acara bertajuk Festifal Teater Banyumas, saya hanya dapat mengingat beberapa kejadian. Awal mula ketika saya tiba: meja, kursi, tangga berkali-kali diangkut dan dikeluarkan dari atas panggung. Pada pementasan kedua, seorang laki-laki bunuh diri sebelum saya memilih untuk pergi minum kopi bersama Ann dan beberapa teman. Continue reading “Ann dan Saya: Sebuah Perjumpaan”

Tubuh Ketiga Tarling-Dangdut

Nunuy Nurhayati
http://www.tempointeraktif.com/

Nama perempuan itu Santi Revaldi. Di kampungnya dia dikenal sebagai penyanyi organ tunggal. Santi bukan cuma pintar berdendang lagu-lagu dangdut. Ibu satu anak ini juga pintar bernyanyi kasidah. Bermodalkan suara merdu dan penampilan seksi, Santi berkelana dari panggung ke panggung mengumpulkan uang sawer dari penonton. Sebuah rumah sederhana dapat dibangun dari hasil kerja kerasnya. Continue reading “Tubuh Ketiga Tarling-Dangdut”

Pentas Puitis Teater Satu

Ags. Arya Dipayana
http://majalah.tempointeraktif.com/

Kalau saja jalanan itu tak pernah ada, mungkin
kau tak akan melintas di sana dan bertemu aku. Tetapi jalanan itu terlanjur ada, maka bermulalah semuanya-kisah-kisah itu: harapan dan kecemasan itu….

Teater bisa dibicarakan melalui dua pendekatan, yaitu sebagai gagasan dan sebagai tontonan. Gagasan-yang dalam hal ini bisa berupa naskah atau tafsir atas naskah-merupakan desain atau rancangan dari titik mana seorang sutradara memulai kerjanya dalam suatu proses produksi. Continue reading “Pentas Puitis Teater Satu”

Bahasa ยป