Ayu Utami: Madonna dalam Sastra Indonesia

Seno Joko Suyono
majalah.tempointeraktif.com

AYU Utami melesat membelah langit sastra Indonesia bak sebuah meteor. Ketika novel Saman diumumkan sebagai pemenang roman sastra Dewan Kesenian Jakarta, hidup Ayu dilanda gunjingan yang mempertanyakan benarkah novel ini lahir dari tangannya. Namun, novel keduanya, Larung, tampaknya mengakhiri gunjingan itu sekaligus “mengukuhkan otoritas kepengarangan Ayu,” demikitan tulis kritikus sastra Melani Budianta. Continue reading “Ayu Utami: Madonna dalam Sastra Indonesia”

Studi (Negara) Postkolonial

RISET PENERBITAN BUKU Akan diterbitkan oleh: KalamNusantara@2010
Adi Prasetyo
http://politik.kompasiana.com/

Prolog

Kemerdekaan menggerakan kita dengan janji yang kurang jelas. Negara (Indonesia) membimbing kita pada ujung yang kabur. Tetapi, kemerdekaan dan negara Indonesia telah menjadi candu. Sebuah candu yang menghasilkan revolusi. Padahal, revolusi tak pernah sama dengan dongeng yang sempurna, demikian tulis Goenawan Mohamad [2008]. Continue reading “Studi (Negara) Postkolonial”

Konflik Etnis atau Konflik Politik?

Ignas Kleden *
majalah.tempointeraktif.com

SEBAGAI konsep ilmu sosial, etnisitas baru berusia 30 tahun, setelah Fredrik Barth menerbitkan bukunya, Ethnic Groups and Boundaries, 1969. Kata ethnic dalam bahasa Inggris diturunkan dari kata Yunani, ethnos, yang dalam masa Yunani Antik digunakan untuk menunjuk kelompok-kelompok bukan-Yunani, yang dianggap berada di pinggiran, asing, dan sedikit barbar. Continue reading “Konflik Etnis atau Konflik Politik?”

Seorang Odysseus dari Solo [Halim H.D.]

majalah.tempointeraktif.com

SUATU pagi di Surakarta, 1995. Seorang lelaki yang berpenampilan sederhana bergegas menemui beberapa kawannya. Ia menitipkan sepotong pesan, “Kalau terjadi sesuatu, tolong cek keberadaan saya di kejaksaan.” Sesudah teman-temannya paham, ia buru-buru pergi kantor kejaksaan di daerah Kepatihan, Solo. Di sana ia mesti menjelaskan kiriman lewat pos yang diterimanya, beberapa jurnal kesenian dari Amerika dan Eropa. Continue reading “Seorang Odysseus dari Solo [Halim H.D.]”

Kontekstualitas dalam Sastra dan Media

Anjrah Lelono Broto
http://sosbud.kompasiana.com/

Kesenian dikuasai oleh trend, dimensi kesadaran pikiran dipenuhi oleh kecerdasan yang tangkas atau sinisme yang lucu semata tetapi kebijaksanaan dalam pikiran menjadi langka; begitu pula penghayatan kalbu jarang terjadi, diganti oleh sensasi-sensasi naluri semata. Kekayaan pengalaman panca indera, pengalaman naluri, dan mobilitas kecerdasan memang merupakan unsur yang penting dalam ekspresi kesenian, tetapi tanpa peran kesadaran rohani dan kebijaksanaan hati nurani, totalitas komunikasi lewat kesenian tak akan terjadi. Sungguh sayang, kalau komunikasi antara kesenian dan penikmatnya hanya sampai pada tingkat provokasi dan tidak pada tingkat inspirasi. (Rendra, Horizon edisi April 2002) Continue reading “Kontekstualitas dalam Sastra dan Media”

Bahasa ยป