Menyimak, Suara, Sagang, dan…

Hasan Junus
riaupos.com

KETIKA TIJ yaitu Taufik Ikram Jamil dan Ion yakni Mafirion pada bulan Oktober 1992 mengajak saya ikut menyelenggarakan media sastra tiga bulanan Menyimak yang nomor perdananya tercatat 28 Oktober 1992- 29 Januari 1993 saya segera menjawab ya biarpun berhonorarium kecil. Media terbit sampai delapan terbitan dengan nomor terakhir tercatat 28 Juli 1994- 28 Oktober 1994. Continue reading “Menyimak, Suara, Sagang, dan…”

Eksotika Kerbau Rawa di Danau Panggang

Raudal Tanjung Banua
tempointeraktif.com

Nagara-Daha unik, kaya pesona, dan memiliki banyak peninggalan bersejarah. Kota kecil di atas rawa itu merupakan pertemuan dua sungai besar di Kalimantan Selatan, Sungai Nagara dan Alai. Dulu Nagara-Daha pusat awal Kerajaan Banjar dengan patih terkenal Lambung Mangkurat. Posisinya sangat strategis; tempat pelintasan kapal-kapal dari kuala ke pedalaman. Kedua sungai ini juga bertemu langsung dengan Sungai Kapuas yang terentang sampai Kalimantan Tengah dan Sungai Barito yang melewati Kota Banjarmasin. Continue reading “Eksotika Kerbau Rawa di Danau Panggang”

Menyusuri Sumatera Lewat Hollywood

Dahlan Iskan
http://www.riaupos.com/

SETELAH menelusuri Sulawesi, saya kembali melakukan perjalanan jauh. Dari Lampung terus ke utara. Bahkan sampai mendekati Hollywood dan bermalam di Bil Hotel di Kingstone.

Orang Sumsel memang selalu bangga menyebut Kota Kayu Agung dalam bahasa Inggris (Hollywood) dan Baturaja menjadi Kingstone. Sedangkan Bil Hotel tadi sebenarnya hanya singkatan dari Bukit Indah Lestari. Continue reading “Menyusuri Sumatera Lewat Hollywood”

Soe Hok Gie: Kegelisahan tanpa Ujung

Seno Joko Suyono, Nurdin Kalim, L.N. Idayanie, Evieta Fajar, Suseno
http://majalah.tempointeraktif.com/

Peristiwa itu masih melekat di benak Herman Lantang, 65 tahun. “Man, entar turunnya bareng gue. Lu, gue tunggu di sini,” kata Soe Hok Gie.

Soe Hok Gie beristirahat di sebuah ceruk. Ia menggigil kedinginan. Udara Gunung Semeru sangat menusuk waktu itu,16 Desember 1969. Dari Ranu Kumbolo, sebuah danau di Gunung Semeru, Herman Lantang, Aristides Katoppo, Soe Hok Gie, Idhan Lubis, Freddy Lasut, Rudi Badil, Abdurachman, dan Wiyana bergerak menuju Arcopodo yang terletak pada ketinggian 3.200 meter di atas permukaan laut?pos terakhir sebelum puncak. Continue reading “Soe Hok Gie: Kegelisahan tanpa Ujung”

Berdirinya TIM, Keinginan Bang Ali Mewadahi Kreativitas Seniman

Sihar Ramses Simatupang
http://www.sinarharapan.co.id/

Tanggal 10 November, 33 tahun lalu, di sebuah tempat seluas kurang lebih 8 hektare, dulu masih bernama Jalan Raden Saleh dan kemudian dijadikan kebun Binatang Cikini (sebelum pindah ke Ragunan) akhirnya menjadi sejarah sebuah gedung pusat kesenian. Inilah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan. Pasalnya, tempat nongkrongnya seniman di Pasar Senen atau Balai Budaya tak bisa dipakai lagi, karena perpecahan ideologi politik. Sejak itu, seniman pun kehilangan tempat ?pertemuan?. Continue reading “Berdirinya TIM, Keinginan Bang Ali Mewadahi Kreativitas Seniman”

Bahasa ยป