Pentingnya Menyunting Teman di Facebook

Jarot Doso Purwanto *
media.kompasiana.com

“Biarlah mempunyai teman sedikit di Facebook, yang penting benar-benar bermanfaat untuk silaturahmi.” (Ali Audah)

SEJAK Facebook (FB) populer sebagai jejaring pertemanan, istilah menyunting tidak hanya akrab bagi dunia tulis menulis atau produksi film. Dengan caranya sendiri, Facebook membuat kata menyunting atau mengedit menjadi wajar dikaitkan dengan proses menyeleksi teman di jejaring sosial ini. Continue reading “Pentingnya Menyunting Teman di Facebook”

MENJAJARKAN PUISI LANDUNG R. SIMATUPANG DAN ASEP SAMBODJA DALAM ENAM BULAN

Cunong Nunuk Suraja
http://lina-kelana.blogspot.com/

Membandingkan jumlah puisi Landung dengan Asep sampai detik September menuju hari Lebaran, Landung hanya setengahnya saja yang terjaring dalam notes di facebook. Bukan berarti Landung tidak produktif tetapi mungkin tidak serajin Asep mengunggah atau up-load puisi di notes facebook. Jika menilik kadar kepekaan atas sentuhan permasalahan sosial keduanya menempati tempat yang sama. Karena ketidak seringan Landung memunggah saja maka jumlah puisi Landung cenderung lebih irit. Continue reading “MENJAJARKAN PUISI LANDUNG R. SIMATUPANG DAN ASEP SAMBODJA DALAM ENAM BULAN”

Geladak Sastra, Saat Menapaki Sebuah Rezim

Sabrank Suparno

Masih lekat dalam ingatan kita tantang partai Golkar, partai yang awalnya hanya digerakkan beberapa gelintir orang saja dan dalam waktu seumur jagung telah mampu menjadi kekuatan yang menyeluruh sebagai suatu ‘gerakan’ dari semua lapisan masyarakat. Dan kekuatan itu telah nyata ditunjukkan dengan adanya indikator tampuk kekuasaan yang mewarnai corak hegemoni wacana sosial di zamannya. Dan bahkan tidak tanggung-tanggung, kekuatan itu mampu mendekami tiga perempat setengah abad sejak kemerdekaan Republik Indonesia sebagai suatu Negara. Meskipun pada ahirnya juga hancur di-revolt berdasarkan kebutuhan waktu. Continue reading “Geladak Sastra, Saat Menapaki Sebuah Rezim”

Siapa Peduli Panji?

Ingki Rinaldi
kompasiana.com

Penari asal Jepang bernama Jasmin itu sudah bergairah sejak pagi-pagi sekali. Sebelum pukul sembilan Jasmin telah berada di depan kolam ikan yang jadi bagian Candi Jolotundo Udayana, di Trawas, Mojokerto.

Sambil berjinjit ke bagian kolam pemandian yang dikucuri aliran mata air jernih di bagian atas candi, Jasmin berbisik. Continue reading “Siapa Peduli Panji?”

Bahasa »