Umbu Landu Paranggi dan Sebuah Gagasan Sederhana

Kamaluddin Ramdhan
kompasiana.com

“Kamu boleh mengidolakan seseorang, tapi jadilah dirimu sendiri?”

Itu adalah salah satu kata yang pernah keluar dari seseorang bernama Umbu Landu Paranggi. Umbu Landu Paranggi yang dikenal sebagai sosok misterius ini memang sangat disegani oleh “gembel-gembel intelektual” Malioboro. Emha Ainun Najib adalah salah satu penyair dan budayawan yang sangat mengidolakan beliau. Saking berpengaruhnya sebagai bapak sastra di kawasan Malioboro sehingga beliau mendapatkan gelar “Presiden Malioboro”. Continue reading “Umbu Landu Paranggi dan Sebuah Gagasan Sederhana”

DAMPAK PELAJARAN MENGHAFAL TERHADAP KEGAGAPAN BUDAYA

Dian Sukarno *

Suatu hari salah satu murid sanggar tari Lung Ayu bernama Ita, lulusan sebuah SMA favorit di Jombang, mengaku bahwa dirinya sengaja tidak memilih program study IPS sewaktu duduk di bangku SMA, karena ketakutan menghadapi mata pelajaran hafalan. Apalagi jika bertemu dengan mata pelajaran IPS yang di dalamnya meliputi geografi dan sejarah, bisa-bisa remaja seperti Ita yang maunya serba praktis, tidak menginginkan hal-hal yang ribet, termasuk dalam pelajaran, harus suntuk habis-habisan menghadapi menu harian di kelas yang penuh dengan deret hafalan. Continue reading “DAMPAK PELAJARAN MENGHAFAL TERHADAP KEGAGAPAN BUDAYA”

Komunitas Alief, Gerbang Sejarah Perteateran

Sabrank Suparno

1. Temu Halal Bi Halal antar Seniman

Dalam kancah perteateran, debut komunitas Alief Mojoagung patut diperhitungkan. Kecakapan berkreasi terbukti semakin menohok dalam kurun 5 tahun terahir. Sampai menjelang 3 bulan pergantian tahun 2010, komunitas Alief tetap eksis mandegani sebagai sesepuh belasan komunitas lingkup kecamatan Mojoagung. Continue reading “Komunitas Alief, Gerbang Sejarah Perteateran”

Bahasa ยป